Ancaman dari Utara
2 Tawarikh 16:1-14
Tahun-Tahun Terakhir Asa
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Baesa Membangun Rama
Setelah masa damai, Baesa raja Israel utara menghalangi pergerakan Yehuda dengan membangun benteng di Rama, sekitar 8 km dari Yerusalem. Ini adalah tindakan agresi yang mengancam ibukota dan kebebasan rakyat.
Di mana
Yerusalem
Catatan sejarah kerajaan
Kapan
~895 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan imam, pasca-pembuangan
Kepada
Umat Yehuda kembali
Komunitas pasca-pembuangan
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Tawarikh 16:1-14 Ayat per Ayat
2 Tawarikh 16:1
Baesa, raja Israel, menyerang Yehuda dan membangun Rama sebagai benteng untuk memblokir akses masuk dan keluar dari kerajaan Asa. Ini menunjukkan konflik yang terus berlanjut antara dua kerajaan, dan Asa merasa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:2
Asa mengambil emas dan perak dari bait Allah dan istana untuk menyuap Benhadad, raja Aram, agar memihak kepadanya dan menyerang Israel. Ini menunjukkan bahwa Asa lebih mengandalkan diplomasi dan kekayaan daripada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:3
Asa membujuk Benhadad untuk membatalkan perjanjiannya dengan Baesa, supaya Israel mundur. Dia menggunakan diplomasi dan suap untuk melindungi kerajaannya, menunjukkan bahwa dia tidak bergantung pada Tuhan tetapi pada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:4
Benhadad mendengarkan Asa dan menyerang kota-kota Israel, sehingga Baesa terpaksa berhenti membangun Rama. Ini menunjukkan bahwa rencana Asa berhasil, tetapi dengan bantuan manusia, bukan Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:5
Ketika Baesa mendengar serangan Aram, dia menghentikan pembangunan Rama. Ini menunjukkan bahwa tekanan dari luar dapat mengubah prioritas seseorang, dan Asa mendapat kelegaan dari ancaman.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:6
Setelah Baesa mundur, Asa mengambil bahan-bahan dari Rama dan membangun Geba dan Mizpa sebagai benteng pertahanan Yehuda. Ini menunjukkan usaha Asa untuk memperkuat kerajaannya dengan akal sehat, namun tetap bukan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:7
Hanani, pelihat Tuhan, menegur Asa karena ia lebih mengandalkan raja Aram daripada Tuhan. Teguran ini menunjukkan bahwa tindakan Asa adalah kesalahan besar, dan sebagai akibatnya, ia akan menghadapi peperangan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:8
Asa sebelumnya mengalami kemenangan besar atas orang Kush dan Put ketika ia bersandar pada Tuhan. Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan sanggup menolong dalam situasi apa pun, asalkan kita percaya kepada-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:9
Mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk menunjukkan kekuatan-Nya bagi mereka yang berpaut sepenuh hati kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan aktif mencari orang yang setia untuk memberkati dan membela mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:10
Asa marah terhadap Hanani dan memenjarakannya, serta menganiaya rakyat. Ini menunjukkan bahwa Asa menolak teguran dan menjadi kejam, yang merupakan tanda kejatuhan rohaninya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:11
Riwayat Asa ditulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda dan Israel. Ini menegaskan bahwa semua tindakan dan peristiwa dalam hidupnya dicatat, menunjukkan bahwa Tuhan memperhatikan setiap detail kehidupan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:12
Pada tahun ke-39 pemerintahannya, Asa sakit parah pada kakinya, tetapi ia tidak mencari Tuhan, melainkan hanya mencari bantuan para tabib. Ini menunjukkan bahwa di akhir hidupnya ia tetap tidak mau bergantung kepada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:13
Ayat ini mencatat akhir hidup Raja Asa: ia mati pada tahun ke-41 pemerintahannya. Setelah sakit parah di kaki, ia tidak mencari TUHAN, melainkan hanya mengandalkan tabib. Ini menunjukkan bahwa kesetiaannya kepada Allah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 16:14
Ayat ini menggambarkan pemakaman Asa dengan penghormatan besar: dibaringkan di kuburan yang digali, dipenuhi rempah-rempah, dan dibakar api penghormatan. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia gagal di akhir hidupnya, ia…
Arti lengkap, studi kata & renungan →