Penguburan Asa yang Megah

2 Tawarikh 16:14

Kesetiaan dan Kegagalan Raja Asa

dan dikuburkan di kuburan yang telah digali baginya di kota Daud. Dia dibaringkan di atas pembaringan yang dipenuhi dengan rempah-rempah, yaitu dari berbagai macam rempah-rempah dan wangi-wangian menurut seni mencampur rempah-rempah. Orang-orang menyalakan api yang sangat besar untuk menghormati dia.

2 Tawarikh 16:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 16:14?

Ayat ini menggambarkan pemakaman Asa dengan penghormatan besar: dibaringkan di kuburan yang digali, dipenuhi rempah-rempah, dan dibakar api penghormatan. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia gagal di akhir hidupnya, ia tetap dihormati sebagai raja Yehuda, dan upacara pemakamannya mencerminkan kebesaran masa pemerintahannya.

Latar belakang

Pemakaman dengan Penghormatan

Asa dimakamkan di kota Daud, di kuburan yang digali khusus, dengan tubuh dibaringkan di atas tempat tidur yang dipenuhi berbagai rempah-rempah. Rakyat menyalakan api besar sebagai tanda penghormatan terakhir baginya.

Di mana

Yerusalem

Kuburan di kota Daud

Kapan

~870 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Asa
Pemerintahan Yosafat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM

P

Kepada

Pembaca Yehuda

Komunitas pasca-pembuangan, mencari identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּרָה

karah · digali

Menggali lubang atau mempersiapkan makam

מָלֵא

male · dipenuhi

Penuh, memenuhi sampai penuh

שָׂרַף

saraf · menyalakan

Membakar atau menghanguskan

Kata 'saraf' (membakar) untuk api penghormatan menekankan upacara yang intens, namun tidak menyiratkan kremasi; kata ini juga dipakai untuk korban bakaran, menunjukkan pengakuan atas kedudukan raja, bukan kesalehan pribadi.

Tahukah kamu

Makam yang digali untuk dirinya

Frasa 'kuburan yang digali baginya' menunjukkan Asa telah menyiapkan makamnya sendiri, sebuah praktik umum bagi raja-raja pada zaman itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 16:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 16:14

✕  Sering dikira

Menganggap 'menyalakan api' adalah tradisi pembakaran jenazah.

✓  Yang sebenarnya

Api adalah simbol penghormatan, bukan kremasi; tubuh tetap dikubur.

✕  Sering dikira

Mengira upacara besar ini menunjukkan Asa diampuni atas dosanya.

✓  Yang sebenarnya

Konteks ayat 12 menunjukkan ia tidak setia, dan upacara ini hanyalah tradisi kerajaan, bukan tanda pengampunan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 16:14

Warisan yang kita tinggalkan bukan hanya pada saat-saat baik, tetapi juga bagaimana kita menghadapi kegagalan. Hormati orang yang telah berjuang, dan belajar dari kesalahan mereka untuk hidup lebih baik.

Tuhan, tolong aku untuk hidup sedemikian rupa sehingga akhir hidupku memuliakan-Mu, dan berikan aku kebijaksanaan untuk belajar dari kesalahan masa lalu. Amin.