Akhir Hidup Raja Asa

2 Tawarikh 16:13

Kesetiaan dan Kegagalan Raja Asa

Kemudian, Asa dibaringkan bersama nenek moyangnya. Dia mati pada tahun keempat puluh satu pemerintahannya

2 Tawarikh 16:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 16:13?

Ayat ini mencatat akhir hidup Raja Asa: ia mati pada tahun ke-41 pemerintahannya. Setelah sakit parah di kaki, ia tidak mencari TUHAN, melainkan hanya mengandalkan tabib. Ini menunjukkan bahwa kesetiaannya kepada Allah memudar di masa tuanya, kontras dengan kesalehan awalnya.

Latar belakang

Kematian dan Pengebumian Asa

Setelah menderita sakit kaki yang parah dan tidak mencari TUHAN, Asa mati pada tahun ke-41 pemerintahannya. Ia dikuburkan dalam kuburan yang digali khusus, dibaringkan di atas tempat tidur yang penuh rempah-rempah.

Di mana

Yerusalem

Kronik istana, catatan kematian

Kapan

~870 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyakit kaki Asa
Pembakaran jenazah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM

P

Kepada

Pembaca Yehuda

Komunitas pasca-pembuangan, mencari identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכַב

shakhab · dibaringkan

Berbaring, biasanya untuk tidur atau mati

קֶבֶר

qeber · kuburan

Makam atau tempat penguburan

בְּשָׂמִים

besamim · rempah-rempah

Aroma harum, bumbu, atau wewangian

Kata-kata ini menunjukkan bahwa kematian Asa dihormati secara layak, tetapi tidak disebutkan bahwa ia berbalik kepada TUHAN—meninggalkan kesan bahwa kemuliaan manusia tidak menggantikan kesetiaan kepada Allah.

Tahukah kamu

Pembakaran jenazah raja

Pembakaran jenazah untuk menghormati raja adalah kebiasaan kuno di Timur Tengah, bukan praktik kremasi biasa, melainkan simbol penghormatan terakhir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 16:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 16:13

✕  Sering dikira

Mengira Asa dibaringkan dengan rempah-rempah karena ia bertobat di akhir hidupnya.

✓  Yang sebenarnya

Konteks ayat 12 justru menunjukkan ia tidak mencari TUHAN, dan upacara ini hanya tradisi kerajaan.

✕  Sering dikira

Mengira 'menyalakan api' berarti pembakaran mayat.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah pembakaran rempah-rempah untuk penghormatan, bukan kremasi.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 16:13

Kita bisa mulai dengan baik tetapi berakhir buruk jika kita berhenti mengandalkan Tuhan di masa sulit. Jangan menunggu sakit untuk bertobat; jaga hati tetap dekat dengan Allah setiap hari.

Tuhan, ajari aku untuk selalu mencari Engkau dalam setiap keadaan, baik sehat maupun sakit, hingga akhir hidupku. Amin.