Asa memenjarakan pelihat Hanani
2 Tawarikh 16:10
Asa yang marah dan sakit
“Asa marah kepada pelihat itu. Dia memasukan Hanani ke dalam penjara sebab dia sangat marah terhadapnya karena hal itu. Pada waktu itu, Asa juga menganiaya beberapa orang dari rakyatnya.”2 Tawarikh 16:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka sakit hatilah Asa karena perkataan pelihat itu, sehingga ia memasukkannya ke dalam penjara, sebab memang ia sangat marah terhadap dia karena perkara itu. Pada waktu itu Asa menganiaya juga beberapa orang dari rakyat.”2 Tawarikh 16:10 · TB
Terjemahan Baru
“Perkataan Nabi Hanani itu membuat Asa begitu marah sehingga ia memasukkan nabi itu ke dalam penjara. Pada waktu itu juga Asa menindas beberapa orang dari rakyatnya.”2 Tawarikh 16:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Asa was wroth with the seer, and put him in a prison house; for he was in a rage with him because of this thing. And Asa oppressed some of the people the same time.”2 Tawarikh 16:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 16:10?
Asa marah terhadap Hanani dan memenjarakannya, serta menganiaya rakyat. Ini menunjukkan bahwa Asa menolak teguran dan menjadi kejam, yang merupakan tanda kejatuhan rohaninya.
Latar belakang
Raja menolak teguran
Asa, yang tadinya raja yang baik, menjadi marah ketika ditegur oleh pelihat Hanani. Ia memenjarakan Hanani dan mulai menindas rakyatnya sendiri. Ini menandai kemunduran iman Asa di akhir hidupnya.
Di mana
Yerusalem
Istana raja / penjara, ~30 menit setelah teguran Hanani
Kapan
~875 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Imam/ Lewi pasca-pembuangan yang menulis sejarah umat dari sudut pandang imam
Kepada
Pembaca bangsa Yehuda
Orang-orang yang kembali dari pembuangan Babel, ingin belajar dari masa lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּכְעַס
wayyich'as · marah
menjadi marah, terprovokasi
בֵּית הַמַּהְפֶּכֶת
beit ha-mahpekhet · penjara
rumah penahanan (tempat belenggu)
וַיְרַצֵּץ
vayratzetz · menganiaya
menghancurkan atau menekan dengan kekerasan
Ketiganya menunjukkan bahwa kemarahan Asa tidak berhenti pada emosi, tetapi berubah menjadi tindakan represif terhadap utusan Tuhan dan rakyatnya—model pemimpin yang lupa bahwa kuasa berasal dari Tuhan.
Tahukah kamu
Dari pembaharu menjadi penindas
Asa sebelumnya menghancurkan berhala dan memperbarui ibadah (2 Taw 15), tapi kini ia memenjarakan nabi yang benar. Kata 'menganiaya' di sini jarang dipakai untuk raja, menunjukkan perubahan drastis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 16:10
Amsal 27:6
Teguran yang menyakitkan
“Luka dari seorang sahabat adalah setia, tetapi kecupan seorang musuh adalah tipu.”
Matius 23:34
Penolakan utusan Tuhan
“Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana, dan ahli-ahli Taurat, tetapi sebagian mereka akan kamu bunuh dan salibkan.”
2 Tawarikh 24:21
Nabi lain dibunuh
“Tetapi mereka bersekongkol melawan dia, dan atas perintah raja mereka melempari dia dengan batu di pelataran rumah TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 16:10
✕ Sering dikira
Mengira Asa hanya marah karena omelan Hanani, jadi wajar karena sudah tua.
✓ Yang sebenarnya
Teguran itu dari Tuhan, dan respons Asa menunjukkan hatinya telah jauh dari Tuhan; usia tidak membenarkan.
✕ Sering dikira
Mengira 'menganiaya' berarti hanya bersikap keras, tidak berarti tindakan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Kata Ibrani 'ratzatz' berarti menindas dengan kekerasan fisik atau verbal yang menghancurkan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 16:10
Ketika ditegur, reaksi kita bisa mengungkapkan kondisi hati. Apakah kita merespons dengan rendah hati atau justru defensif? Belajarlah untuk menerima teguran dengan bijak, karena itu bisa menjadi alat Tuhan untuk memurnikan kita.
Tuhan, berikan aku kerendahan hati untuk menerima teguran dan mengoreksi langkahku tanpa menjadi marah. Amin.