Asa sakit kaki dan tidak cari Tuhan
2 Tawarikh 16:12
Asa yang marah dan sakit
“Pada tahun ketiga puluh sembilan masa pemerintahannya, Asa menderita sakit pada kakinya. Meskipun penyakitnya itu semakin parah, tetapi dalam kesakitannya itu dia tidak mencari pertolongan TUHAN, melainkan pertolongan tabib-tabib.”2 Tawarikh 16:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada tahun ketiga puluh sembilan pemerintahannya Asa menderita sakit pada kakinya yang kemudian menjadi semakin parah. Namun dalam kesakitannya itu ia tidak mencari pertolongan TUHAN, tetapi pertolongan tabib-tabib.”2 Tawarikh 16:12 · TB
Terjemahan Baru
“Pada tahun ketiga puluh sembilan pemerintahannya Asa menderita penyakit yang parah pada kedua kakinya. Sekalipun demikian ia tidak mencari pertolongan pada TUHAN, melainkan pada dokter.”2 Tawarikh 16:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Asa in the thirty and ninth year of his reign was diseased in his feet, until his disease was exceeding great: yet in his disease he sought not to the LORD, but to the physicians.”2 Tawarikh 16:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 16:12?
Pada tahun ke-39 pemerintahannya, Asa sakit parah pada kakinya, tetapi ia tidak mencari Tuhan, melainkan hanya mencari bantuan para tabib. Ini menunjukkan bahwa di akhir hidupnya ia tetap tidak mau bergantung kepada Tuhan.
Latar belakang
Sakit yang menjadi ujian iman
Tiga tahun setelah memenjarakan Hanani, Asa sakit parah di kakinya. Dalam sakitnya, ia tidak mencari pertolongan TUHAN, melainkan hanya mengandalkan tabib—sebuah cermin dari hatinya yang telah berpaling dari Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Istana raja, ranjang sakit, ~4 tahun setelah ayat 10
Kapan
~871 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Penyusun sejarah dengan perspektif imam, sering menekankan akibat dari kesetiaan/ketidaksetiaan
Kepada
Pembaca pasca-pembuangan
Orang yang kembali dari pembuangan, diajak menilai hidup Asa sebagai peringatan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֹלִי
choli · sakit
penyakit, kelemahan fisik
דָּרַשׁ
darash · mencari
mencari dengan tekun, menyelidiki, meminta petunjuk
רֹפְאִים
rofe'im · tabib
penyembuh, dokter
Kata 'darash' dipakai berulang dalam Tawarikh untuk 'mencari Tuhan' (2 Taw 7:14). Menariknya, di ayat ini justru tidak dipakai untuk Tuhan, tetapi untuk tabib—ironi yang menunjukkan ke mana prioritas Asa berpaling.
Tahukah kamu
Tabib pada zaman itu
Pada masa itu, tabib memakai ramuan herbal dan bahkan mantra. Mencari tabib tidak salah, tetapi mengabaikan Tuhan menunjukkan prioritas yang keliru. Penyakit kaki mungkin gout atau osteomielitis, tetapi penulis menekankan kurangnya iman—bukan jenis penyakitnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 16:12
Mazmur 30:2
Penyembuhan dari Tuhan
“TUHAN, Allahku, aku berseru kepada-Mu untuk minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.”
Yesaya 38:1-2
Raja sakit yang berdoa
“Pada masa itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati... lalu ia berdoa kepada TUHAN.”
Yakobus 5:14
Iman dan obat bersama
“Jika ada seorang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakannya serta mengurapinya dengan minyak dalam nama Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 16:12
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini mengajarkan bahwa ke dokter adalah dosa.
✓ Yang sebenarnya
Asa gagal karena TIDAK mencari Tuhan, bukan karena ke dokter. Alkitab tidak melarang pengobatan, tetapi menginginkan pengandalan kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira 'sakit' itu hukuman langsung atas dosanya.
✓ Yang sebenarnya
Tidak dinyatakan demikian; justru fokusnya adalah respons Asa terhadap sakit itu, bukan asal penyakitnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 16:12
Penyakit bisa menjadi ujian iman. Apakah kita lari kepada obat-obatan dan dokter tanpa mengabaikan Tuhan? Bolehkah berobat, tetapi jangan lupakan bahwa kesembuhan sejati berasal dari Tuhan. Jangan sampai kita mengesampingkan Tuhan dalam pergumulan kita.
Ya Tuhan, dalam sakitku, jangan biarkan aku lupa mencari-Mu. Engkaulah penyembuh yang utama; tolong aku untuk selalu bersandar kepada-Mu. Amin.