Lidah Sang Murid

Yesaya 50:4-11

Hamba Allah Bergantung pada Allah

4Tuhanku, TUHAN, telah memberiku lidah seorang murid supaya aku dapat menopang yang letih dengan perkataan. Dia membangunkan aku setiap pagi, Dia membangunkan telingaku untuk mendengar seperti seorang murid. 5Tuhanku, TUHAN, telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak; aku tidak akan berpaling membelakangi. 6Aku memberikan punggungku kepada orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang yang mencabut jenggotku. Aku tidak akan menyembunyikan wajahku dari penghinaan dan ludah. 7Karena Tuhanku, TUHAN, menolongku, aku tidak akan dipermalukan. Karena itu, aku telah memasang wajahku seperti batu, dan aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu. 8Dia yang membenarkan aku sudah dekat. Siapakah yang akan melawan aku? Mari kita berdiri berhadapan. Siapakah lawanku beperkara? Biarlah dia datang mendekat kepadaku. 9Lihatlah, Tuhanku, TUHAN, menolong aku, siapakah yang akan menghukum aku? Lihatlah, mereka semua akan usang seperti pakaian, ngengat akan memakannya. 10Siapakah di antaramu yang takut akan TUHAN, yang menaati perkataan hamba-Nya, yang berjalan dalam kegelapan dan tidak memiliki cahaya? Biarlah dia percaya kepada nama TUHAN dan mengandalkan Allahnya. 11Hai kamu semua yang menyalakan api, yang memperlengkapi diri dengan panah-panah api, berjalanlah dalam cahaya apimu, dan dalam cahaya panah-panah api yang telah kamu nyalakan. Inilah yang akan kamu terima dari tangan-Ku: Kamu akan berbaring dalam siksaan.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Sang Hamba yang Diajar

Hamba TUHAN berbicara tentang bagaimana Allah memberinya lidah seorang murid, yaitu kemampuan untuk berbicara dengan bijak dan menopang orang yang letih. Setiap pagi Allah membangunkan telinganya untuk mendengar, menunjukkan hubungan yang erat dan ketaatan yang diajarkan.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, tidak spesifik lokasi

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda, periode Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hamba TUHAN

Figur misterius, mungkin Yesaya atau Israel, tapi tampaknya pribadi yang sempurna

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berada dalam pembuangan, merasa ditinggalkan

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 50:4-11 Ayat per Ayat

Yesaya 50:4

Hamba Tuhan mengakui bahwa Allah memberinya kemampuan untuk mengajar dan menguatkan orang yang letih. Setiap pagi, Tuhan membangunkannya dan membuka telinganya untuk mendengar seperti seorang murid.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:5

Hamba Tuhan menyatakan ketaatannya kepada Tuhan: dia tidak memberontak atau berpaling, bahkan ketika menghadapi penderitaan. Sikap ini mencerminkan kesetiaan yang total kepada kehendak Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:6

Hamba Tuhan rela menerima penganiayaan fisik dan penghinaan, menyerahkan punggung dan pipinya kepada penyiksa, serta tidak menyembunyikan wajah dari malu. Ini menunjukkan keteguhan dalam penderitaan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:7

Ayat ini menunjukkan keyakinan sang hamba Tuhan bahwa Tuhan akan menolongnya, sehingga ia tidak akan dipermalukan. Ia bertekad kuat seperti batu untuk menghadapi penderitaan, karena tahu bahwa Tuhan akan membenarkannya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:8

Hamba Tuhan percaya bahwa Tuhan akan membenarkan dia, sehingga ia berani menantang siapa pun yang menuduhnya. Ia yakin tidak ada lawan yang dapat menggugatnya, karena Tuhan ada di pihaknya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:9

Ayat ini menegaskan bahwa jika Tuhan menolong, tidak ada yang dapat menghukum kita. Semua lawan akan lenyap seperti pakaian yang dimakan ngengat, menunjukkan betapa fana dan tidak berdayanya mereka di hadapan Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:10

Ayat ini berbicara tentang orang yang takut akan Tuhan dan menaati perkataan hamba-Nya, tetapi sedang berjalan dalam kegelapan tanpa cahaya. Mereka diajak untuk percaya kepada nama Tuhan dan mengandalkan Allah mereka,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 50:11

Ayat ini adalah peringatan bagi mereka yang menyalakan api sendiri dan mengandalkan usaha mereka sendiri. Mereka akan menerima akibat dari pilihan mereka: berbaring dalam siksaan. Api yang mereka nyalakan hanya akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 50 selengkapnya