Panggilan untuk percaya di tengah gelap

Yesaya 50:10

Tuhan Menolong Hamba-Nya

Siapakah di antaramu yang takut akan TUHAN, yang menaati perkataan hamba-Nya, yang berjalan dalam kegelapan dan tidak memiliki cahaya? Biarlah dia percaya kepada nama TUHAN dan mengandalkan Allahnya.

Yesaya 50:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 50:10?

Ayat ini berbicara tentang orang yang takut akan Tuhan dan menaati perkataan hamba-Nya, tetapi sedang berjalan dalam kegelapan tanpa cahaya. Mereka diajak untuk percaya kepada nama Tuhan dan mengandalkan Allah mereka, meskipun tidak melihat jalan keluar.

Latar belakang

Nasihat bagi yang takut akan Tuhan

Yesaya membedakan dua kelompok: yang percaya kepada Tuhan dan yang mengandalkan kekuatan sendiri. Mereka yang berjalan dalam kegelapan namun tetap berpegang pada Tuhan akan diselamatkan.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci atau pengajaran umum

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan terhadap Asyur
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, penasihat raja, ~60 tahun

O

Kepada

Orang-orang yang takut akan TUHAN

Umat saleh yang sedang dalam pencobaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרֵא

yare' · takut

menghormati dan kagum kepada Tuhan

בָּטַח

batach · percaya

berharap penuh, merasa aman

שָׁעַן

sha'an · mengandalkan

bersandar, bertopang

Takwa (yare') bukan sekadar takut, melainkan dasar untuk percaya (batach) dan bersandar (sha'an) sepenuhnya kepada Tuhan, bahkan saat tidak ada cahaya.

Tahukah kamu

Hamba yang menderita

Ayat ini merupakan bagian dari nyanyian hamba Tuhan (Yesaya 50:4-11). Meskipun hamba mengalami penderitaan, ia tetap taat dan menjadi teladan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 50:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 50:10

✕  Sering dikira

Berarti Tuhan tidak pernah memberi terang, hanya kegelapan.

✓  Yang sebenarnya

Justru mengajak percaya dalam kegelapan, bukan berarti tanpa harapan.

✕  Sering dikira

Hanya berlaku untuk orang Israel kuno.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip iman ini berlaku universal bagi semua orang percaya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 50:10

Kadang iman terasa berjalan dalam kegelapan—kita tidak mengerti rencana Tuhan, tetapi kita tetap percaya. Percayalah kepada Tuhan bahkan ketika tidak ada jawaban, dan andalkan Dia sebagai sumber cahaya kita.

Tuhan, saat aku berjalan dalam kegelapan, ajari aku untuk tetap percaya dan mengandalkan nama-Mu yang kudus. Amin.