Telinga yang Terbuka

Yesaya 50:5

Nyanyian Hamba yang Taat

PerikopHamba Allah Bergantung pada Allah · Yesaya 50:4-11 →
“Tuhanku, TUHAN, telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak; aku tidak akan berpaling membelakangi.”

Yesaya 50:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 50:5?

Hamba Tuhan menyatakan ketaatannya kepada Tuhan: dia tidak memberontak atau berpaling, bahkan ketika menghadapi penderitaan. Sikap ini mencerminkan kesetiaan yang total kepada kehendak Allah.

Latar belakang

Ketaatan yang Teguh

Hamba TUHAN menegaskan bahwa Tuhan telah membuka telinganya, dan sebagai respons ia tidak memberontak atau berpaling. Ini menunjukkan ketaatan yang total, bahkan ketika penderitaan mengintai.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, tidak spesifik lokasi

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda, periode Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hamba TUHAN

Figur misterius, mungkin Yesaya atau Israel, tapi tampaknya pribadi yang sempurna

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berada dalam pembuangan, merasa ditinggalkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּתַח

patach · membuka

membuka, mengungkapkan, membuat mampu mendengar

אֹזֶן

ozen · telingaku

telinga, organ pendengaran, juga berarti ketaatan

מָרָה

marah · memberontak

memberontak, menjadi pahit, tidak taat

Membuka telinga adalah metafora untuk memberi kemampuan mendengar dan taat. Hamba tidak hanya mendengar, tetapi juga memilih untuk tidak memberontak, menunjukkan bahwa ketaatan sejati adalah respons yang bebas dan total.

Tahukah kamu

Membuka Telinga

Dalam budaya Ibrani, 'membuka telinga' berarti melubangi telinga seorang budak yang memilih tetap tinggal, seperti di Keluaran 21:6. Ini menandakan komitmen seumur hidup, dan di sini Hamba secara sukarela menjadi hamba TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 50:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 50:5

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti kita harus pasif menerima segala sesuatu tanpa bertanya.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan ketaatan buta, tetapi ketaatan yang didasarkan pada hubungan dengan Allah dan kesediaan untuk menderita demi kebenaran.

✕  Sering dikira

Berpaling membelakangi hanya berarti kabur dari masalah.

✓  Yang sebenarnya

Ini bisa berarti berbalik dari panggilan Allah, sedangkan Hamba tetap berkomitmen meski menghadapi penolakan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 50:5

Ketaatan sejati tidak hanya saat nyaman, tetapi juga saat sulit. Pilih untuk setia pada Tuhan hari ini, bahkan jika itu berarti menanggung kesulitan karena iman.

Tuhan, beri aku kekuatan untuk tidak memberontak terhadap kehendak-Mu, sekalipun jalannya sulit. Amin.