Pembenaran di Depan Pengadilan
Yesaya 50:8
Kepercayaan pada Tuhan di Tengah Penderitaan
PerikopHamba Allah Bergantung pada Allah · Yesaya 50:4-11 →“Dia yang membenarkan aku sudah dekat. Siapakah yang akan melawan aku? Mari kita berdiri berhadapan. Siapakah lawanku beperkara? Biarlah dia datang mendekat kepadaku.”Yesaya 50:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku berperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Yesaya 50.9–51.1 193”Yesaya 50:8 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab Allah dekat, Ia menyatakan aku tidak bersalah. Siapa mau berbantah dengan aku? Mari kita tampil bersama-sama. Siapakah yang melawan aku? Suruhlah ia mendekat padaku.”Yesaya 50:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He is near that justifieth me; who will contend with me? let us stand together: who is mine adversary? let him come near to me.”Yesaya 50:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 50:8?
Hamba Tuhan percaya bahwa Tuhan akan membenarkan dia, sehingga ia berani menantang siapa pun yang menuduhnya. Ia yakin tidak ada lawan yang dapat menggugatnya, karena Tuhan ada di pihaknya.
Latar belakang
Tantangan terhadap Para Penentang
Hamba TUHAN menyatakan bahwa Tuhan yang membenarkannya sudah dekat, sehingga ia berani menantang siapa pun yang melawan atau menggugatnya. Ini adalah bahasa pengadilan, di mana ia yakin akan dimenangkan oleh Tuhan.
Di mana
Babel
Lokasi pembuangan Israel, tempat mereka meratapi nasib
Kapan
~540 SM
Pembuangan di Babel
Yang berbicara
Hamba TUHAN
Tokoh dalam Yesaya yang setia pada Tuhan meski menderita
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang sedang berada dalam pembuangan dan putus asa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָדַק
tsadaq · membenarkan
Menyatakan benar atau adil, membela hak seseorang
קָרוֹב
qarov · dekat
Dalam jarak dekat, secara rohani berarti hadir dan siap menolong
רִיב
riv · melawan
Mengajukan perkara, bertengkar, atau menggugat secara hukum
Kata-kata ini menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar perasaan, tetapi keputusan hukum dari Tuhan. Hamba TUHAN menantang siapa pun untuk menggugat, karena Tuhan yang adil sudah menyatakan pihaknya benar.
Tahukah kamu
Bahasa Pengadilan
Kata 'membenarkan' (tsadaq) dalam bahasa Ibrani sering digunakan dalam konteks hukum, seperti ketika hakim menyatakan seseorang tidak bersalah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 50:8
Roma 8:33
Pembenaran Allah
“Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka?”
Yesaya 41:1
Tantangan pengadilan
“Diamlah di hadapan-Ku, hai pulau-pulau; dan biarlah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka mendekat, kemudian berbicaralah; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara.”
Ayub 13:19
Siapa lawanku?
“Siapa yang mau berselisih dengan aku? Kalau begitu, aku akan diam dan binasa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 50:8
✕ Sering dikira
Mengira hamba TUHAN mencari pertengkaran dengan orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan ajakan berkelahi, melainkan pernyataan keyakinan bahwa Tuhan akan membela kebenaran, sehingga tidak perlu takut terhadap tuduhan.
✕ Sering dikira
Menganggap 'membenarkan' hanya berarti pengampunan dosa.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, maknanya lebih luas: Tuhan menyatakan hamba-Nya benar di hadapan tuduhan, seperti dalam pengadilan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 50:8
Ketika kita dituduh atau difitnah, kita tidak perlu membalas dengan amarah. Kita bisa menyerahkan pembelaan kita kepada Tuhan, yang adil dan setia, dan percaya bahwa kebenaran akan terungkap pada akhirnya.
Bapa, aku menyerahkan segala tuduhan yang kuhadapi kepada-Mu; pembenaran-Mu adalah perisaiku. Amin.