Wajah yang Teguh

Yesaya 50:6

Nyanyian Hamba yang Taat

Aku memberikan punggungku kepada orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang yang mencabut jenggotku. Aku tidak akan menyembunyikan wajahku dari penghinaan dan ludah.

Yesaya 50:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 50:6?

Hamba Tuhan rela menerima penganiayaan fisik dan penghinaan, menyerahkan punggung dan pipinya kepada penyiksa, serta tidak menyembunyikan wajah dari malu. Ini menunjukkan keteguhan dalam penderitaan.

Latar belakang

Penderitaan yang Diterima

Hamba menggambarkan dirinya memberikan punggungnya kepada para pemukul dan pipinya kepada yang mencabut jenggot, serta tidak menyembunyikan wajah dari penghinaan dan ludah. Ini adalah gambaran penderitaan yang diterima tanpa perlawanan, menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, tidak spesifik lokasi

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda, periode Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hamba TUHAN

Figur misterius, mungkin Yesaya atau Israel, tapi tampaknya pribadi yang sempurna

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berada dalam pembuangan, merasa ditinggalkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֵּו

gev · punggungku

punggung, bagian belakang tubuh, sasaran pukulan

זָקָן

zaqan · jenggotku

janggut, simbol kehormatan dan usia

כְּלִמָּה

kelimmah · penghinaan

aib, malu, cercaan

Memberikan punggung dan pipi adalah tindakan yang sangat tidak lazim; ini melambangkan penyerahan diri total pada kekerasan dan penghinaan. Ini bukan kelemahan, melainkan kekuatan yang datang dari keyakinan bahwa Allah akan menolong.

Tahukah kamu

Mencabut Jenggot

Mencabut jenggot adalah penghinaan berat dalam budaya Timur Tengah kuno, karena jenggot adalah simbol kehormatan dan martabat laki-laki. Tindakan ini dirancang untuk mempermalukan secara publik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 50:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 50:6

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan kita untuk menjadi pasif dan membiarkan diri disakiti.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan tentang menjadi korban, tetapi tentang kerelaan untuk menderita demi kebenaran, seperti yang Yesus contohkan, dengan tetap mempertahankan martabat dan kepercayaan pada Allah.

✕  Sering dikira

Mencabut jenggot hanya tindakan fisik biasa, tidak terlalu penting.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penghinaan yang sangat dalam secara sosial dan agama, menunjukkan betapa rendahnya Hamba di mata orang lain.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 50:6

Mengikut Kristus bisa berarti menanggung ejekan atau perlakuan tidak adil. Bersikaplah rendah hati dan tetap teguh, percaya bahwa Tuhan menyertai saat kita menderita karena kebenaran.

Yesus, ajari aku untuk menghadapi penghinaan dengan sabar dan tidak membalas, seperti Engkau sendiri. Amin.