Panggilan kepada Penguasa Sodom
Yesaya 1:10-20
Panggilan Pertobatan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Teguran atas Ibadah Munafik
Yesaya dengan berani memanggil para pemimpin Yehuda sebagai 'Sodom' dan 'Gomora', menyamakan mereka dengan kota-kota yang dihancurkan karena kejahatan. Ia menantang mereka untuk mendengar firman Tuhan, menunjukkan bahwa ibadah mereka telah menjadi palsu di hadapan Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Pelataran Bait Suci, siang hari
Kapan
~740 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar, penasihat raja, ~30-60 tahun
Kepada
Para penguasa Yehuda
Pemimpin politik dan agama yang korup
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 1:10-20 Ayat per Ayat
Yesaya 1:10
Yesaya 1:10 memanggil para penguasa dan penduduk Yerusalem dengan sebutan 'Sodom' dan 'Gomora' karena kejahatan mereka serupa dengan kota-kota itu. Ini adalah sindiran keras: kehidupan mereka tidak berbeda dengan kota…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:11
Yesaya 1:11 menyampaikan firman Tuhan bahwa Ia tidak senang dengan kurban yang banyak dan lemak binatang, karena itu hanyalah ritual tanpa makna. Tuhan menolak ibadah yang hanya lahiriah sementara hati tidak taat. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:12
Yesaya 1:12 mempertanyakan siapa yang menyuruh orang Israel datang ke pelataran bait untuk menginjak-injaknya. Tuhan tidak meminta ibadah yang penuh dengan kemunafikan. Mereka datang menghadap Tuhan, tetapi mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:13
Tuhan menolak ibadah yang dilakukan tanpa hati yang benar. Persembahan, perayaan, dan doa menjadi tidak berguna jika hidup tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Ayat ini menekankan bahwa Allah lebih menginginkan ketaatan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:14
Allah menyatakan kebencian-Nya terhadap perayaan yang dilakukan dengan kemunafikan. Perayaan-Perayaan tersebut menjadi beban, bukan sukacita, karena hati umat tidak selaras dengan kehendak-Nya. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:15
Doa orang yang hidup dalam dosa tidak didengar oleh Allah. Tangan yang penuh darah menunjukkan kekerasan dan ketidakadilan, sehingga doa mereka terhalang. Allah menyembunyikan mata-Nya dari orang yang tidak bertobat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:16
Allah memanggil umat-Nya untuk bertobat: membasuh diri secara rohani, meninggalkan perbuatan jahat, dan berhenti berbuat dosa. Ini adalah panggilan untuk pertobatan yang sungguh-sungguh, bukan sekadar ritual…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:17
Allah mengajarkan cara bertobat yang sejati: melakukan yang baik, mencari keadilan, menolong yang tertindas, membela anak yatim dan janda. Ini adalah ibadah yang sejati—berbuat benar dan peduli pada yang lemah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:18
Ayat ini menunjukkan kasih karunia Allah yang menawarkan pengampunan total. Sekalipun dosa kita sangat berat dan mencolok seperti merah kirmizi, Allah sanggup membersihkannya menjadi seputih salju. Ini adalah undangan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:19
Ayat ini menawarkan pilihan hidup: jika bangsa mau bersedia dan taat kepada Tuhan, mereka akan menikmati berkat-berkat dari tanah yang baik. Ini adalah janji berkat yang terkait dengan respons positif terhadap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 1:20
Sebaliknya, ayat ini memperingatkan bahwa jika menolak dan membangkang, mereka akan dihancurkan oleh pedang. Ini adalah konsekuensi serius dari ketidaktaatan, menekankan kebenaran bahwa pilihan manusia menentukan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →