Perayaan yang menjadi beban
Yesaya 1:14
Panggilan untuk Bertobat dan Hidup Benar
PerikopPanggilan Pertobatan · Yesaya 1:10-20 →“Aku membenci perayaan-perayaan Bulan Baru dan hari-hari rayamu. Semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku lelah memikulnya.”Yesaya 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.”Yesaya 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“(1:13)”Yesaya 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Your new moons and your appointed feasts my soul hateth: they are a trouble unto me; I am weary to bear them.”Yesaya 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 1:14?
Allah menyatakan kebencian-Nya terhadap perayaan yang dilakukan dengan kemunafikan. Perayaan-Perayaan tersebut menjadi beban, bukan sukacita, karena hati umat tidak selaras dengan kehendak-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak menerima ibadah yang lahir dari kefasikan.
Latar belakang
Beban perayaan
Allah menyatakan bahwa perayaan-perayaan yang seharusnya menjadi sukacita justru menjadi beban bagi-Nya. Ini menunjukkan bahwa ibadah tanpa ketulusan hanya melelahkan hati Allah.
Di mana
Yerusalem, Kerajaan Yehuda
Di pelataran Bait Allah, saat ibadah
Kapan
~740 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah yang kudus dan adil, berfirman melalui nabi Yesaya
Kepada
Umat Yehuda dan Yerusalem
Bangsa pilihan yang hidup dalam kemunafikan rohani
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂנֵא
sane · membenci
merasa sangat tidak suka atau muak terhadap sesuatu.
חַג
chag · perayaan
hari raya yang dirayakan dengan sukacita, seperti Paskah, Pentakosta, dan Pondok Daun.
טֹרַח
torach · beban
sesuatu yang berat atau menyusahkan untuk ditanggung.
Kata-kata ini mengungkapkan bahwa Allah merasa lelah dan muak dengan ibadah yang hanya formalitas. Perayaan yang seharusnya menyenangkan menjadi 'beban' karena dilakukan dengan hati yang tidak benar.
Tahukah kamu
Bulan Baru dan Sabat
Dalam kalender Ibrani, Bulan Baru adalah hari pertama setiap bulan, ditandai dengan tiupan terompet dan kurban tambahan, mirip dengan Sabat mingguan, keduanya adalah hari perhentian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:14
Yesaya 1:13
Konteks langsung
“Jangan lagi membawa kurban yang tidak berguna, dupa adalah kekejian bagi-Ku.”
Amos 5:21
Allah membenci perayaan
“Aku membenci, Aku menghina hari rayamu dan Aku tidak berkenan kepada perkumpulan rayamu.”
Maleakhi 2:17
Menyusahkan Allah
“Kamu menyusahi TUHAN dengan perkataanmu ... karena kamu berkata: 'Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata TUHAN'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 1:14
✕ Sering dikira
Allah melarang perayaan hari raya dan Sabat.
✓ Yang sebenarnya
Allah menolak perayaan yang dilakukan tanpa pertobatan. Perayaan itu sendiri tetap baik, tetapi menjadi kejijikan jika hati tidak benar.
✕ Sering dikira
Allah itu kejam karena membenci ibadah umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Allah mengasihi umat-Nya, tetapi Ia tidak bisa menerima penyembahan palsu. Kekudusan-Nya menuntut ketulusan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 1:14
Evaluasi rutinitas keagamaanmu. Apakah kamu merasa terbebani oleh banyaknya kegiatan gereja? Jika ya, mungkin hatimu sedang tidak terhubung dengan Tuhan. Fokuslah pada hubungan, bukan aktivitas.
Ya Allah, ubahlah keenggananku menjadi sukacita dalam melayani-Mu. Amin.