Kurban yang Sia-sia
Yesaya 1:11
Panggilan untuk Bertobat dan Hidup Benar
PerikopPanggilan Pertobatan · Yesaya 1:10-20 →““Untuk apa kurbanmu yang banyak itu bagi-Ku?” firman TUHAN, “Aku sudah kenyang dengan kurban-kurban bakaran domba jantanmu, dan dengan lemak anak sapimu yang tambun. Aku tidak menyukai darah sapi jantan, atau domba atau kambing jantan.”Yesaya 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. Yesaya 1.12–17 3”Yesaya 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Sangkamu Aku suka akan semua kurban yang terus-menerus kaupersembahkan kepada-Ku? Aku bosan dengan domba-domba kurban bakaranmu dan lemak anak sapimu. Darah sapi jantan, domba dan kambing tidak Kusukai.”Yesaya 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“To what purpose is the multitude of your sacrifices unto me? saith the LORD: I am full of the burnt offerings of rams, and the fat of fed beasts; and I delight not in the blood of bullocks, or of lambs, or of he goats.”Yesaya 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 1:11?
Yesaya 1:11 menyampaikan firman Tuhan bahwa Ia tidak senang dengan kurban yang banyak dan lemak binatang, karena itu hanyalah ritual tanpa makna. Tuhan menolak ibadah yang hanya lahiriah sementara hati tidak taat. Ini menekankan bahwa Tuhan lebih menginginkan ibadah yang tulus dan hidup yang benar.
Latar belakang
Tuhan Menolak Kurban yang Munafik
Tuhan menyatakan bahwa Ia sudah muak dengan kurban bakaran dan lemak binatang yang dipersembahkan umat. Ia tidak menyukai darah sapi jantan, domba, atau kambing, karena meskipun mereka rajin beribadah, kehidupan mereka tidak mencerminkan kasih dan keadilan.
Di mana
Yerusalem
Di bait suci, saat upacara kurban
Kapan
~740 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, Mahakudus, berfirman melalui Yesaya
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang rajin beribadah namun hidup tidak benar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זֶבַח
zevach · kurban
Korban sembelihan yang dipersembahkan di altar, sering berupa binatang.
שָׂבַעְתִּי
savati · kenyang
Merasa muak, cukup, atau bosan karena terlalu banyak.
חֵלֶב
chelev · lemak
Bagian terbaik dari binatang, sering dibakar untuk Tuhan sebagai persembahan.
Kata-kata ini menunjukkan bahwa meskipun kurban adalah perintah Tuhan, Ia lebih menginginkan ketaatan dan hati yang tulus daripada sekadar ritual yang dilakukan berlebihan. 'Kenyang' di sini berarti Tuhan sudah bosan dengan persembahan yang dipersembahkan dengan sikap yang salah.
Tahukah kamu
Banyak Kurban, Sedikit Belas Kasihan
Dalam budaya Israel kuno, kurban adalah cara utama untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi tanpa hati yang benar, kurban itu menjadi sia-sia. Ini mirip dengan seorang anak yang memberi hadiah tetapi menolak mendengarkan orang tuanya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 1:11
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Tuhan menolak semua kurban Perjanjian Lama dan tidak relevan lagi.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tentang penghapusan kurban, tetapi kritik terhadap kurban yang dilakukan tanpa pertobatan dan keadilan.
✕ Sering dikira
Tuhan tidak peduli dengan ibadah formal kita, jadi kita bisa beribadah seenaknya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan masih peduli pada ibadah, tetapi ibadah harus disertai kehidupan yang benar; bukan pilih salah satu.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 1:11
Saat kita beribadah, apakah itu hanya rutinitas atau benar-benar dari hati? Tuhan tidak butuh pujian atau persembahan kita; Dia mau kita hidup seturut kehendak-Nya setiap hari.
Tuhan, murnikan ibadahku; jangan biarkan aku terjebak dalam ritual tanpa makna, tetapi berikan aku hati yang taat dan hidup yang menyenangkan-Mu. Amin.