Kesia-siaan di Bawah Matahari
Pengkhotbah 4:7-16
Kesia-siaan dalam Hidup
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Kembali Menemukan Kesia-siaan
Pengkhotbah kembali mengamati dunia dan menemukan hal lain yang sia-sia: orang yang bekerja keras sendirian tanpa keluarga atau teman, yang matanya tak pernah puas dengan kekayaan. Ia mempertanyakan tujuan kerja kerasnya, tetapi tidak menemukan jawaban.
Di mana
Yerusalem
Pengamatan kontemplatif di istana
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Pengkhotbah, hikmat pengalaman, ~950 SM
Kepada
Pembaca
Pencari hikmah di segala zaman
Arti tiap ayat
Penjelasan Pengkhotbah 4:7-16 Ayat per Ayat
Pengkhotbah 4:7
Pengkhotbah kembali merenungkan kesia-siaan hidup di bawah matahari. Ia melihat seseorang yang sendirian, tanpa anak atau saudara, bekerja tanpa henti namun tidak pernah puas dengan kekayaannya. Orang itu bahkan tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:8
Ayat ini menggambarkan orang yang kesepian dan tidak pernah puas dengan kekayaannya. Ia bekerja keras tanpa henti, tetapi tidak memiliki keluarga atau teman untuk berbagi. Pertanyaan retoris 'Untuk siapa aku bekerja…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:9
Ayat ini menegaskan bahwa dua orang lebih baik daripada satu karena mereka mendapatkan upah yang baik dari kerja sama mereka. Dengan bersatu, mereka dapat saling membantu, berbagi beban, dan mencapai lebih banyak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:10
Jika salah satu jatuh, temannya dapat mengangkatnya, tetapi celaka jika jatuh sendirian tanpa ada yang menolong. Ini menggambarkan pentingnya memiliki sahabat yang siap membantu di masa sulit. Kehidupan tidak dirancang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:11
Dua orang yang berbaring bersama akan saling menghangatkan, sedangkan seorang diri tidak bisa hangat. Ini menggambarkan manfaat fisik dan emosional dari kebersamaan. Dalam kedinginan atau situasi sulit, kehadiran orang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:12
Dua orang dapat bertahan melawan musuh, tetapi tali tiga jalin tidak mudah diputuskan. Ini menunjukkan kekuatan persatuan: satu mudah dikalahkan, dua lebih kuat, tiga bahkan lebih kuat lagi. Ayat ini menekankan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:13
Ayat ini membandingkan seorang pemuda miskin yang bijaksana dengan raja tua yang bodoh. Dalam konteksnya, hikmat lebih berharga daripada status atau usia, meskipun kebijaksanaan itu datang dari orang yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:14
Ayat ini menyinggung kemungkinan bahwa pemuda bijak itu bisa naik takhta meskipun berasal dari penjara atau kemiskinan. Ini menunjukkan bahwa keadaan tidak membatasi rencana Tuhan; Dia dapat mengangkat yang rendah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:15
Ayat ini menggambarkan bahwa semua orang, baik yang hidup maupun yang akan datang, berjalan bersama pemuda itu yang menggantikan raja tua. Ini bisa berarti popularitas atau pengikut, tetapi juga menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 4:16
Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun pemuda itu memiliki banyak pengikut, generasi berikutnya mungkin tidak senang padanya. Ini adalah pengingat bahwa ketenaran atau keberhasilan tidak bertahan selamanya; semuanya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →