Pengkhotbah 4:16
“Seluruh rakyatnya, semua orang yang ada sebelum mereka, tidak ada habisnya. Namun, orang-orang yang akan datang tidak akan bersuka atas dia. Ini pun kesia-siaan dan usaha mengejar angin.”Pengkhotbah 4:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tiada habis-habisnya rakyat yang dipimpinnya, namun orang yang datang kemudian tidak menyukai dia. Oleh Pengkhotbah 5.1–5 14 sebab itu, inipun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.”Pengkhotbah 4:16 · TB
Terjemahan Baru
“Rakyat yang dipimpinnya boleh jadi tak terhitung jumlahnya, tetapi setelah ia pergi, tak ada yang berterima kasih mengingat jasanya. Memang, semuanya sia-sia seperti usaha mengejar angin.”Pengkhotbah 4:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sekalipun raja itu berkuasa atas begitu banyak orang hingga tak terhitung jumlahnya, generasi di masa depan tidak akan mengenang atau menghormati dia. Maka menjadi raja pun sia-sia, sama seperti berusaha menjaring angin!”Pengkhotbah 4:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“There is no end of all the people, even of all that have been before them: they also that come after shall not rejoice in him. Surely this also is vanity and vexation of spirit.”Pengkhotbah 4:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 4:16?
Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun pemuda itu memiliki banyak pengikut, generasi berikutnya mungkin tidak senang padanya. Ini adalah pengingat bahwa ketenaran atau keberhasilan tidak bertahan selamanya; semuanya sia-sia.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 4:16
Jangan mengejar pujian manusia atau warisan abadi, karena itu tidak pasti. Yang pasti adalah hidup yang berkenan kepada Tuhan dan berdampak bagi sesama sesuai panggilan kita.
Ya Tuhan, ajar aku untuk tidak mengejar ketenaran semu, melainkan untuk menjadi berkat bagi sesamaku dan memuliakan-Mu. Amin.