Kata Pengantar Sang Raja
Pengkhotbah 1:1-11
Segala Sesuatu Adalah Kesia-siaan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Membuka Kitab
Penulis memperkenalkan tokoh utama, yaitu Pengkhotbah, yang disebut sebagai anak Daud dan raja di Yerusalem. Ini adalah pembukaan resmi kitab yang akan berisi renungan-renungan tentang kehidupan.
Di mana
Yerusalem
Dari istana di Yerusalem, menulis untuk umum
Kapan
~935 SM
Zaman raja-raja Israel
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Orang bijak yang merangkum kata-kata Pengkhotbah
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang mencari makna hidup
Arti tiap ayat
Penjelasan Pengkhotbah 1:1-11 Ayat per Ayat
Pengkhotbah 1:1
Ayat ini memperkenalkan penulisnya sebagai Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem. Ini adalah penanda bahwa isi kitab ini adalah perkataan seorang raja yang bijaksana, yang merenungkan makna hidup dari perspektif…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:2
Pengkhotbah menyatakan bahwa 'semuanya adalah kesia-siaan'—semua usaha dan pencapaian manusia pada akhirnya sia-sia dan tidak memuaskan. Kata 'kesia-siaan' di sini berarti seperti uap atau napas yang cepat berlalu,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:3
Ayat ini mempertanyakan keuntungan dari kerja keras manusia di dunia ini. Dengan nada retoris, Pengkhotbah menunjukkan bahwa jika dilihat dari perspektif akhirat atau kekekalan, kerja keras tanpa tujuan yang benar pada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:4
Pengkhotbah mengamati bahwa generasi demi generasi silih berganti, tetapi bumi tetap ada. Ini menunjukkan kefanaan manusia dan kestabilan alam semesta. Manusia datang dan pergi seperti bayangan, sedangkan bumi terus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:5
Ayat ini menggambarkan siklus matahari yang terus terbit dan terbenam, seakan-akan terengah-engah untuk kembali ke tempatnya. Ini menekankan rutinitas alam yang monoton dan tanpa henti, yang menggambarkan kesia-siaan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:6
Angin bertiup ke selatan dan berputar ke utara, berputar-putar tanpa henti seperti siklus yang berulang. Ini menggambarkan betapa tanpa tujuan dan tidak produktifnya alam semesta jika hanya dilihat secara alamiah.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:7
Ayat ini menggambarkan siklus air yang terus berulang: sungai-sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak pernah penuh, dan air kembali ke asalnya melalui penguapan dan hujan. Ini menunjukkan betapa sia-sianya usaha…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:8
Ayat ini menegaskan bahwa segala sesuatu di dunia ini melelahkan dan tidak ada yang bisa memuaskan keinginan manusia sepenuhnya. Mata dan telinga tidak pernah puas, menunjukkan bahwa manusia terus mencari sesuatu yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:9
Ayat ini menyatakan bahwa tidak ada sesuatu yang benar-benar baru di dunia ini. Segala sesuatu yang terjadi sekarang sudah pernah terjadi sebelumnya. Ini menekankan sifat siklus dan kesia-siaan hidup di bawah matahari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:10
Ayat ini melanjutkan ide sebelumnya: jika ada sesuatu yang dikatakan 'baru', sebenarnya itu sudah ada jauh sebelumnya. Ini menegaskan bahwa tidak ada hal yang benar-benar baru di bawah matahari, dan mengingatkan kita…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:11
Ayat ini berbicara tentang keterbatasan ingatan manusia: hal-hal dahulu tidak diingat, dan hal-hal di masa depan juga tidak akan diingat oleh generasi yang akan datang. Ini menunjukkan bahwa pencapaian manusia tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →