Angin berputar, kembali lagi
Pengkhotbah 1:6
Angin yang Berputar Tanpa Henti
“Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara. Angin bertiup berputar-putar, lalu kembali ke peredarannya.”Pengkhotbah 1:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara, terus-menerus ia berputar, dan dalam putarannya angin itu kembali.”Pengkhotbah 1:6 · TB
Terjemahan Baru
“Angin bertiup ke selatan, lalu berhembus ke utara; ia berputar-putar, lalu kembali lagi.”Pengkhotbah 1:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Angin bertiup dari utara ke selatan, lalu berputar-putar, dan sambil berputar angin itu kembali ke tempatnya semula. Dan begitulah seterusnya. Angin kembali bertiup ke arah yang sama.”Pengkhotbah 1:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The wind goeth toward the south, and turneth about unto the north; it whirleth about continually, and the wind returneth again according to his circuits.”Pengkhotbah 1:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 1:6?
Angin bertiup ke selatan dan berputar ke utara, berputar-putar tanpa henti seperti siklus yang berulang. Ini menggambarkan betapa tanpa tujuan dan tidak produktifnya alam semesta jika hanya dilihat secara alamiah. Segala sesuatu berputar dalam siklus yang sama, mencerminkan kesia-siaan.
Latar belakang
Angin yang berlalu lalang
Pengkhotbah mengamati angin yang bertiup ke selatan ke utara, berputar-putar, dan kembali ke arah semula. Ini menegaskan siklus alam yang tidak membawa perubahan nyata.
Di mana
Yerusalem
Merasakan angin di puncak bukit
Kapan
~950 SM
Masa Kerajaan
Yang berbicara
Pengkhotbah
seorang raja bijak, ~900 SM
Kepada
Pembaca
umat Israel, semua orang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּחַ
ruach · angin
angin, roh, napas
סָבַב
sabab · berputar
berkeliling, memutar
שׁוּב
shuv · kembali
kembali, berbalik
Kata 'ruach' (angin) mengingatkan pada kehidupan yang seperti angin, berputar tanpa tujuan; 'berputar' dan 'kembali' menekankan siklus yang tidak menghasilkan sesuatu yang baru.
Tahukah kamu
Angin dalam bahasa Ibrani
Kata 'ruach' (angin) juga berarti 'roh' atau 'napas'. Ini bisa merujuk pada kehidupan yang sementara dan sulit dipahami.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 1:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 1:6
✕ Sering dikira
Angin secara harfiah berputar dalam lingkaran sempurna
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah penggambaran siklus yang tampak, bukan kajian meteorologi.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan panteisme (angin adalah Tuhan)
✓ Yang sebenarnya
Angin hanyalah contoh dari alam yang berulang, bukan dewa.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 1:6
Saat kita merasa seperti berputar-putar tanpa arah, ingatlah untuk mencari tujuan dari Tuhan. Dia yang memberi arah dan makna dalam setiap musim kehidupan kita, sehingga kita tidak seperti angin yang sia-sia.
Ya Tuhan, arahkan hidupku sesuai kehendak-Mu, dan jangan biarkan aku terombang-ambing tanpa tujuan. Amin.