Sang Raja Menjadi Pengkhotbah
Pengkhotbah 1:12-18
Mengejar Hikmat Adalah Kesia-siaan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Identitas dan Otoritas Penulis
Pengkhotbah memperkenalkan dirinya sebagai raja atas Israel di Yerusalem, memberikan otoritas untuk berbicara tentang kehidupan dari puncak pengalaman dan hikmat.
Di mana
Yerusalem
Pengantar autobiografi, mungkin ditulis di istana
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Raja tua, bijak, pernah kaya, sekarang skeptis
Kepada
Pembaca/umat
Orang Israel, mungkin para pelajar hikmat
Arti tiap ayat
Penjelasan Pengkhotbah 1:12-18 Ayat per Ayat
Pengkhotbah 1:12
Ayat ini memperkenalkan penulisnya, yaitu Pengkhotbah, yang mengaku sebagai raja atas Israel di Yerusalem. Ini adalah latar belakang untuk perkataan-perkataan berikutnya, yang menunjukkan bahwa ia memiliki otoritas dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:13
Ayat ini menjelaskan bahwa Pengkhotbah, sebagai raja, dengan sengaja menggunakan hikmat untuk menyelidiki segala sesuatu yang terjadi di dunia. Ia menyadari bahwa tugas ini adalah beban yang Allah berikan kepada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:14
Pengkhotbah menyimpulkan bahwa semua yang dilakukan di bawah matahari adalah sia-sia, seperti mengejar angin. Ini berarti pencapaian duniawi, kesenangan, dan kerja keras tanpa Tuhan tidak memberikan kepuasan sejati.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:15
Ayat ini menyatakan keterbatasan manusia: apa yang bengkok (tidak lurus) tidak bisa diluruskan, dan apa yang kurang tidak bisa dihitung. Ini menunjukkan bahwa ada banyak hal dalam hidup yang di luar kendali kita, tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:16
Pengkhotbah mengakui bahwa ia telah mencapai hikmat dan pengetahuan yang luar biasa, bahkan melebihi raja-raja sebelumnya di Yerusalem. Namun, ini bukan sombong, melainkan dasar untuk menarik kesimpulan bahwa hikmat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:17
Pengkhotbah tidak hanya menyelidiki hikmat dan pengetahuan, tetapi juga kebodohan dan kebebalan. Ia ingin memahami seluruh spektrum kehidupan manusia. Namun, ia menyimpulkan bahwa hal ini juga seperti mengejar angin,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Pengkhotbah 1:18
Ayat ini menegaskan bahwa semakin banyak hikmat dan pengetahuan, semakin banyak pula kesusahan dan kesengsaraan. Semakin kita mengerti kompleksitas dunia, semakin kita menyadari betapa banyaknya masalah dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →