Israel Bertanya kepada TUHAN
Hakim-hakim 1:1-10
Yehuda Menyerang Orang Kanaan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Momen Awal Zaman Hakim-hakim
Setelah Yosua wafat, bangsa Israel menghadapi tugas besar: merebut sisa tanah Kanaan. Mereka tidak langsung bertindak sendiri, melainkan bertanya kepada TUHAN, menunjukkan ketergantungan pada pimpinan-Nya.
Di mana
Gilgal (kemungkinan lokasi pertemuan)
Setelah upacara di Gilgal, di depan Kemah Suci
Kapan
~1380 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Hakim-hakim (tradisi: Samuel)
Narator yang mencatat sejarah Israel pasca-Yosua
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang perlu belajar dari masa lalu
Arti tiap ayat
Penjelasan Hakim-hakim 1:1-10 Ayat per Ayat
Hakim-hakim 1:1
Setelah Yosua meninggal, bangsa Israel bertanya kepada TUHAN siapa yang harus memimpin mereka berperang melawan orang Kanaan. Ini menunjukkan mereka ingin mengikuti petunjuk Tuhan, bukan bertindak sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:2
Tuhan menjawab bahwa suku Yehuda yang harus maju, dan Dia berjanji akan menyerahkan negeri itu ke tangan mereka. Ini menunjukkan Allah memilih dan menyertai umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:3
Yehuda mengajak Simeon untuk berperang bersama, dengan janji saling membantu. Ini menunjukkan kerja sama antar suku, bahwa mereka saling mendukung.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:4
Yehuda maju berperang dan Tuhan menyerahkan musuh ke tangan mereka, mengalahkan sepuluh ribu orang di Bezek. Kemenangan ini menunjukkan kuasa Tuhan yang nyata.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:5
Mereka menjumpai Adoni-Bezek, raja Bezek, dan berperang melawan dia, lalu mengalahkan orang Kanaan dan orang Feris yang mendukungnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:6
Adoni-Bezek melarikan diri tetapi dikejar dan ditangkap, lalu dipotong ibu jari tangan dan kakinya. Ini adalah hukuman setimpal atas perbuatannya kepada raja-raja lain.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:7
Adoni-Bezek, seorang raja Kanaan, mengakui bahwa kekalahannya adalah pembalasan Allah atas kekejamannya terhadap 70 raja lain yang ia potong ibu jari tangan dan kakinya. Ayat ini menunjukkan prinsip keadilan ilahi: apa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:8
Suku Yehuda berhasil merebut Yerusalem, mengalahkan penduduknya dengan pedang, dan membakar kota itu. Ini adalah bagian dari penaklukan Kanaan yang diperintahkan Tuhan, menunjukkan bahwa Tuhan menyertai mereka dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:9
Setelah merebut Yerusalem, suku Yehuda melanjutkan peperangan melawan orang Kanaan di tiga wilayah: pegunungan, Negeb (daerah selatan yang kering), dan dataran rendah (Sefela). Ini menunjukkan keseriusan mereka untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 1:10
Suku Yehuda menyerang Hebron, yang sebelumnya bernama Kiryat-Arba, dan mengalahkan tiga raja atau pemimpin Kanaan: Sesai, Ahiman, dan Talmai. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan kemenangan atas musuh-musuh yang kuat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →