Yerusalem direbut dan dibakar

Hakim-hakim 1:8

Perebutan Tanah Perjanjian

Keturunan Yehuda berperang melawan Yerusalem, merebutnya, memukulnya dengan mata pedang, dan membakar kota itu dengan api.

Hakim-hakim 1:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 1:8?

Suku Yehuda berhasil merebut Yerusalem, mengalahkan penduduknya dengan pedang, dan membakar kota itu. Ini adalah bagian dari penaklukan Kanaan yang diperintahkan Tuhan, menunjukkan bahwa Tuhan menyertai mereka dalam peperangan.

Latar belakang

Serangan pertama terhadap Yerusalem

Suku Yehuda berhasil merebut Yerusalem, memukul penduduknya dengan pedang, dan membakar kota itu. Ini adalah awal penaklukan di daerah pegunungan.

Di mana

Yerusalem

Di kota, saat penyerangan

Kapan

~1375 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Adoni-Bezek
Perang di Hebron
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Hakim-hakim

Narator yang mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca kitab Hakim-hakim

Umat Israel yang membutuhkan pengajaran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָחַם

lacham · berperang

bertempur, berjuang melawan

לָכַד

lakad · merebutnya

menangkap, mengambil dengan paksa

שָׂרַף

saraf · membakar

menghanguskan dengan api

Kata kerja lacham, lakad, saraf menggambarkan tindakan perang yang total: bertempur (lacham) untuk merebut (lakad) dan menghancurkan (saraf). Ini menunjukkan keseriusan peperangan.

Tahukah kamu

Yerusalem belum dikuasai sepenuhnya

Meskipun kota ini dibakar, orang Yebus masih tinggal di sana (ayat 21), dan baru Daud yang merebutnya secara penuh beberapa abad kemudian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 1:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 1:8

✕  Sering dikira

Menganggap Yerusalem sudah dikuasai sepenuhnya oleh Israel

✓  Yang sebenarnya

Ayat 21 menunjukkan orang Yebus masih tinggal, jadi ini baru sebagian.

✕  Sering dikira

Mengira pembakaran kota adalah perintah Allah

✓  Yang sebenarnya

Teks hanya mencatat tindakan suku Yehuda, tidak ada perintah eksplisit.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 1:8

Kadang kita harus 'membakar' hal-hal lama yang menghalangi rencana Tuhan dalam hidup kita. Mungkin itu kebiasaan buruk, hubungan yang tidak sehat, atau pikiran negatif. Beranikah kamu memutuskan dengan tegas hal-hal yang tidak berkenan bagi Tuhan?

Tuhan, berikan aku keberanian untuk 'membakar' segala penghalang dalam hidupku yang menjauhkanku dari kehendak-Mu. Amin.