Kaleb menaklukkan Hebron
Hakim-hakim 1:10
Perjuangan Suku Yehuda di Tanah Perjanjian
“Suku Yehuda maju menyerang orang Kanaan yang tinggal di Hebron. Nama Hebron sebelumnya adalah Kiryat-Arba. Mereka mengalahkan Sesai, Ahiman, dan Talmai.”Hakim-hakim 1:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu suku Yehuda bergerak menyerang orang Kanaan yang diam di Hebron--nama Hebron dahulu adalah Hakim-hakim 1.11–16 3 Kiryat-Arba--dan memukul kalah Sesai, Ahiman dan Talmai.”Hakim-hakim 1:10 · TB
Terjemahan Baru
“dan di kota Hebron, yaitu kota yang dahulu dinamakan Kiryat-Arba. Di situ orang Yehuda mengalahkan kaum Sesai, Ahiman dan Talmai.”Hakim-hakim 1:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian mereka mengalahkan dan menghabisi tiga keluarga besar raksasa Kanaan yang tinggal di kota Kiryat Arba, yaitu orang-orang Sesai, Ahiman, dan Talmai. Di kemudian hari, kota itu diberi nama Hebron.”Hakim-hakim 1:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Judah went against the Canaanites that dwelt in Hebron: (now the name of Hebron before was Kirjatharba:) and they slew Sheshai, and Ahiman, and Talmai.”Hakim-hakim 1:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 1:10?
Suku Yehuda menyerang Hebron, yang sebelumnya bernama Kiryat-Arba, dan mengalahkan tiga raja atau pemimpin Kanaan: Sesai, Ahiman, dan Talmai. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan kemenangan atas musuh-musuh yang kuat.
Latar belakang
Suku Yehuda menyerang Hebron
Setelah kematian Yosua, suku Yehuda maju berperang melawan orang Kanaan di pegunungan. Mereka menyerang Hebron, yang sebelumnya bernama Kiryat-Arba, dan mengalahkan tiga keturunan Enak: Sesai, Ahiman, dan Talmai.
Di mana
Hebron
Di pegunungan Yudea, sekitar 30 km selatan Yerusalem
Kapan
~1200 SM
Perebutan Tanah Kanaan
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Tradisi Yahudi, mungkin Samuel
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang hidup setelah masa hakim-hakim
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶבְרוֹן
Ḥevron · Hebron
Berarti 'persekutuan' atau 'asosiasi'.
קִרְיַת אַרְבַּע
Qiryat Arba · Kiryat-Arba
Berarti 'Kota Empat' (mungkin merujuk pada empat raksasa atau empat suku).
שֵׁשַׁי
Sheshai · Sesai
Nama salah satu keturunan Enak, mungkin berarti 'keputihan' atau 'mulia'.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Hebron adalah kota yang memiliki sejarah panjang dan merupakan benteng orang Kanaan, terutama keturunan Enak yang terkenal sebagai raksasa. Penaklukannya oleh Yehuda menegaskan kuasa Tuhan atas musuh yang kuat.
Tahukah kamu
Hebron, kota tertua
Hebron adalah salah satu kota tertua di dunia yang terus dihuni. Menurut tradisi, Makam Para Leluhur di Hebron dipercaya sebagai tempat pemakaman Abraham dan Sara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 1:10
Yosua 14:12
Janji Kaleb
“Sekarang berikanlah kepadaku pegunungan ini yang telah dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu.”
Yosua 15:14
Pengulangan peristiwa
“Dan Kaleb mengusir dari sana tiga orang Enak, yaitu Sesai, Ahiman, dan Talmai, anak-anak Enak.”
Hakim-hakim 1:20
Penggenapan janji
“Hebron diberikan kepada Kaleb sesuai kata-kata Musa dahulu. Dia mengusir tiga keturunan anak Enak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 1:10
✕ Sering dikira
Mengira bahwa suku Yehuda saja yang berperang melawan Hebron, padahal ayat ini menceritakan kemenangan mereka atas orang Kanaan di pegunungan, termasuk Hebron.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini memang fokus pada Hebron, tetapi bagian sebelumnya (ayat 9) sudah menyebutkan bahwa mereka berperang melawan orang Kanaan di pegunungan, Negeb, dan dataran rendah.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Kaleb ikut dalam pertempuran ini, padahal ayat ini hanya menyebutkan suku Yehuda, dan Kaleb baru disebutkan sebagai penerima Hebron pada ayat 20.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mencatat tindakan suku Yehuda secara kolektif, bukan individu Kaleb. Kaleb mungkin sudah tua dan tidak turut berperang.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 1:10
Hebron adalah kota yang sangat penting dan dijaga oleh pemimpin-pemimpin kuat. Namun, dengan Tuhan, tidak ada lawan yang terlalu besar. Apakah kamu sedang menghadapi masalah yang tampaknya mustahil? Ingatlah bahwa Tuhan sanggup memberikan kemenangan.
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau sanggup mengalahkan 'raja-raja' dalam hidupku—masalah, ketakutan, atau kebiasaan yang mengikatku. Mohon beri aku kemenangan hari ini. Amin.