Sapi-sapi Basan di Samaria
Amos 4:1-13
Perempuan Samaria Mabuk Kemewahan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Peringatan untuk para wanita mewah
Amos menyerukan firman TUHAN kepada para istri bangsawan Samaria yang hidup bergelimang harta. Mereka dituduh menindas orang lemah dan memaksa suami mereka menyediakan minuman, melambangkan ketidakpedulian mereka pada penderitaan orang lain.
Di mana
Samaria (kota)
Kota Samaria, di pasar atau gerbang kota
Kapan
~760 SM
Kerajaan Terbagi (Israel Utara)
Yang berbicara
Amos
Nabi dari Tekoa, peternak, ~40 tahun
Kepada
Wanita kaya Samaria
Elit Israel Utara, hidup mewah
Arti tiap ayat
Penjelasan Amos 4:1-13 Ayat per Ayat
Amos 4:1
Ayat ini mengecam para perempuan elit Samaria yang hidup mewah dan menindas orang miskin. Mereka disebut 'sapi-sapi Basan' karena kegemukan dan keangkuhan mereka. Mereka menuntut suami mereka untuk menyediakan minuman,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:2
Tuhan bersumpah demi kekudusan-Nya bahwa orang-orang yang sombong dan menindas ini akan dihukum. Mereka akan dibawa pergi dengan kait, seperti ikan ditangkap. Ini menggambarkan kepastian dan kekuatan penghakiman Allah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:3
Akibat dari penghakiman, mereka akan diusir keluar dari kota melalui celah tembok, seperti tawanan perang yang dibawa ke pembuangan. Mereka akan dibuang ke arah Hermon, yang mungkin melambangkan tempat pengasingan atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:4
Tuhan menyindir ibadah orang Israel yang dilakukan dengan cara yang salah. Mereka rajin beribadah di tempat-tempat seperti Betel dan Gilgal, tetapi justru memberontak dengan mempersembahkan korban secara berlebihan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:5
Tuhan mengejek karena mereka menyukai ritus-ritus keagamaan seperti mempersembahkan roti beragi dan korban syukur, tetapi semua itu tidak didasari oleh ketaatan yang benar. Mereka bangga dengan persembahan, tetapi hati…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:6
Tuhan mengirimkan hukuman berupa kelaparan di berbagai kota, membuat gigi bersih karena tidak ada makanan. Namun, umat Israel tidak bertobat. Ini menunjukkan betapa kerasnya hati mereka, bahkan ketika menghadapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:7
Allah memakai kekeringan dan gagal panen untuk menegur Israel. Meskipun hujan diturunkan di satu kota dan tidak di kota lain, bangsa itu tetap tidak mau kembali kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa bencana alam adalah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:8
Rakyat Israel harus berjalan jauh mencari air minum, tetapi tetap tidak puas. Ini mengilustrasikan bahwa berkat materi tidak pernah memuaskan hati jika kita menjauh dari Allah. Tuhan mengizinkan kekurangan untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:9
Tuhan menghajar Israel dengan hama dan penyakit yang merusak tanaman, termasuk pohon ara dan zaitun, tetapi mereka tetap tidak bertobat. Ini menunjukkan bahwa hukuman Allah tidak bertujuan untuk membinasakan, melainkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:10
Tuhan mengirimkan penyakit sampar dan perang, seperti yang terjadi di Mesir, tetapi Israel tetap tidak kembali. Mereka mengalami kematian pemuda dan bau busuk di perkemahan, namun hati mereka tetap keras. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:11
Tuhan membalikkan sebagian Israel seperti Sodom dan Gomora, menyisakan mereka seperti puntung yang ditarik dari api. Ini adalah gambaran penghukuman yang dahsyat, tetapi juga anugerah yang menyisakan sisa. Sayangnya,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:12
Setelah serangkaian peringatan, Israel harus bersiap untuk bertemu dengan Allah. Ini bukan hanya pertemuan biasa, melainkan pertemuan dengan Allah yang akan menghakimi mereka. Tapi ini juga panggilan untuk berbalik…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amos 4:13
Ayat ini mengagungkan Allah sebagai Pencipta yang berkuasa atas alam dan sejarah. Dia membentuk gunung, menciptakan angin, mengetahui pikiran manusia, mengubah terang menjadi gelap, dan berjalan di tempat-tempat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →