Roti Beragi dan Pengumuman
Amos 4:5
Ritual yang Dijadikan Tontonan
“Persembahkanlah kurban syukur dengan roti beragi, dan persembahan sukarela. Umumkan persembahan sukarela, sebab, bukankah itu yang kamu sukai, hai orang Israel?” firman Tuhan ALLAH.”Amos 4:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bakarlah korban syukur dari roti yang beragi dan maklumkanlah persembahan- persembahan sukarela; siarkanlah itu! Sebab bukankah yang demikian kamu sukai, hai orang Israel?" demikianlah firman Tuhan ALLAH.”Amos 4:5 · TB
Terjemahan Baru
“Silakan mempersembahkan roti sebagai ucapan terima kasihmu kepada-Ku, dan silakan membual bahwa kamu sudah membawa tambahan persembahan! Pasti itulah yang kamu senang lakukan!”Amos 4:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And offer a sacrifice of thanksgiving with leaven, and proclaim and publish the free offerings: for this liketh you, O ye children of Israel, saith the Lord GOD.”Amos 4:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amos 4:5?
Tuhan mengejek karena mereka menyukai ritus-ritus keagamaan seperti mempersembahkan roti beragi dan korban syukur, tetapi semua itu tidak didasari oleh ketaatan yang benar. Mereka bangga dengan persembahan, tetapi hati mereka jauh dari Allah. Ini menunjukkan bahwa ibadah formal tanpa kasih adalah sia-sia.
Latar belakang
Ibadah yang Dipublikasikan untuk Diri Sendiri
Allah melanjutkan sindiran: mereka mempersembahkan kurban syukur dengan roti beragi, yang sebenarnya tidak diizinkan dalam hukum Taurat, dan memproklamasikan persembahan sukarela dengan terompet. Mereka melakukan semua ini karena mereka menyukainya; bukan karena Allah memerintahkannya.
Di mana
Betel dan Gilgal
Tempat-tempat ibadah di kerajaan utara
Kapan
~760 SM
Kerajaan Terbagi, akhir zaman Uzia
Yang berbicara
Allah
Allah Israel, mengecam ibadah yang sombong
Kepada
Orang Israel
Mengira kesalehan mereka menyenangkan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תּוֹדָה
todah · kurban syukur
Ucapan syukur; biasanya sebagai respons atas berkat, tapi di sini menjadi rutinitas.
חָמֵץ
chametz · beragi
Ragi, ragi; sering melambangkan dosa dan kemunafikan.
קִרְאוּ
qir'u · Umumkan
Berseru, memaklumkan; berarti membuat orang lain melihat.
Kurban syukur dengan ragi melambangkan ibadah yang terkontaminasi; 'memaklumkan' menunjukkan motivasi untuk dipuji orang. Ibadah yang tidak tulus tidak menyenangkan Allah.
Tahukah kamu
Kurban Syukur dengan Roti Beragi
Menurut Imamat 7:13, roti beragi memang boleh untuk kurban syukur, tetapi di sini Allah menyoroti bahwa mereka bangga mempersembahkan yang mudah, bukan yang terbaik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amos 4:5
Matius 6:1
Pamer ibadah
“Ingatlah, jangan melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka.”
Yesaya 1:13
Persembahan sia-sia
“Jangan lagi membawa persembahan yang tidak tulus; baunya adalah kekejian bagi-Ku.”
1 Korintus 5:8
Roti tidak beragi
“Marilah kita beribadah dengan roti yang tidak beragi, yaitu dalam kemurnian dan kebenaran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amos 4:5
✕ Sering dikira
Allah menyuruh mereka mempersembahkan roti beragi dan mengumumkan persembahan sukarela.
✓ Yang sebenarnya
Ini ironi; Allah mengecam sikap mereka yang suka pamer dan tidak tulus.
✕ Sering dikira
Mengumumkan persembahan sukarela adalah hal yang baik.
✓ Yang sebenarnya
Di sini, pengumuman itu adalah bentuk kesombongan, bukan memuliakan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Amos 4:5
Kita bisa terjebak dalam rutinitas gereja—kebaktian, persembahan, pelayanan—tanpa hubungan yang hidup dengan Kristus. Allah menginginkan hati yang tulus, bukan sekadar ritual.
Tuhan, aku tidak mau hanya beragama; mampukan aku untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati. Amin.