Salomo memulai pembangunan Bait Allah
2 Tawarikh 3:1-17
Salomo Membangun Bait TUHAN
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pembangunan dimulai
Salomo memulai pembangunan Bait TUHAN di Gunung Moria, tempat yang sama di mana Allah menampakkan diri kepada Daud dan di mana Daud telah menyiapkan tempat pengirikan Ornan. Ini menegaskan kesinambungan rencana Allah.
Di mana
Yerusalem
Gunung Moria, lokasi pengirikan Ornan
Kapan
~960 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan imam, ~400 SM
Kepada
Orang Israel pasca-pembuangan
Komunitas yang kembali dari Babel
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Tawarikh 3:1-17 Ayat per Ayat
2 Tawarikh 3:1
Salomo mulai membangun bait TUHAN di Gunung Moria, tempat yang sama di mana Abraham hampir mempersembahkan Ishak dan di mana Daud melihat malaikat TUHAN. Ini menunjukkan kesinambungan rencana Tuhan dan pentingnya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:2
Pembangunan dimulai pada bulan kedua tahun keempat pemerintahan Salomo, sekitar tahun 966 SM. Ini menunjukkan ketaatan Salomo pada waktu yang tepat dan persiapan yang matang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:3
Ukuran fondasi bait itu adalah 60 hasta panjang dan 20 hasta lebar. Ini menggambarkan proporsi yang sama dengan Kemah Suci, hanya dua kali lebih besar, menunjukkan kontinuitas dan peningkatan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:4
Serambi di depan bait itu tingginya 120 hasta, sangat tinggi. Dilapisi emas murni, menunjukkan kemuliaan dan kekudusan Allah yang transenden.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:5
Ruang besar dilapisi kayu sanobar yang dilapis emas, dihiasi ukiran pohon kurma dan rantai. Ini melambangkan kehidupan, kemakmuran, dan hubungan yang mengikat umat dengan Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:6
Ruang itu dihiasi dengan batu mulia dan emas Parwaim, menunjukkan kekayaan dan keindahan yang luar biasa. Ini menggambarkan keindahan dan kemuliaan hadirat Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:7
Ayat ini menggambarkan bagaimana Salomo melapisi seluruh bagian dalam bait suci—termasuk balok, ambang pintu, dinding, dan pintu—dengan emas, serta mengukir kerub (makhluk surgawi) di dindingnya. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:8
Ayat ini menjelaskan ukuran dan dekorasi ruang mahakudus, ruang paling kudus di bait suci. Panjangnya 20 hasta dan lebarnya 20 hasta, sama dengan lebar bait suci, dan dilapisi dengan emas murni seberat 600 talenta. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:9
Ayat ini menyebutkan bahwa paku-paku yang digunakan dalam pembangunan bait suci terbuat dari emas seberat lima puluh syikal, dan kamar-kamar atas juga dilapisi emas. Ini menunjukkan perhatian terhadap detail dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:10
Di ruang mahakudus, Salomo membuat dua kerub dari kayu dan melapisinya dengan emas. Kerub adalah makhluk surgawi yang melambangkan kehadiran dan kekudusan Allah. Penempatan kerub di ruang ini menegaskan bahwa tempat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:11
Ayat ini menjelaskan bahwa sayap kerub pertama memiliki panjang total 5 hasta untuk satu sayap dan 5 hasta untuk sayap lainnya, sehingga total 10 hasta per kerub. Sayap-sayap ini menyentuh dinding dan satu sama lain,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:12
Ayat ini melanjutkan gambaran tentang kerub kedua yang simetris dengan yang pertama: sayapnya menyentuh dinding di satu sisi dan bersentuhan dengan sayap kerub lain di tengah. Ini memperlihatkan desain yang harmonis…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:13
Ayat ini menggambarkan dua kerub (makhluk surgawi) di ruang mahakudus, dengan sayap membentang total 20 hasta, menyentuh dinding dan satu sama lain. Ini menunjukkan kemuliaan dan kekudusan Allah yang mengisi bait,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:14
Tabir ini memisahkan ruang mahakudus dari ruang utama, terbuat dari kain ungu, kirmizi, dan linen halus dengan gambar kerub. Tabir melambangkan pemisahan antara Allah yang kudus dan manusia berdosa, namun juga mengarah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:15
Dua pilar didirikan di depan bait, masing-masing setinggi 35 hasta dengan mahkota 5 hasta. Ini menunjukkan kekuatan dan kemegahan bait, melambangkan stabilitas dan keagungan Allah yang menjadi dasar iman dan penyembahan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:16
Rantai-rantai dan buah delima menghiasi pilar-pilar itu. Delima melambangkan kesuburan dan berkat, sementara rantai mungkin melambangkan koneksi atau ikatan. Ini menunjukkan bahwa bait Allah dihiasi dengan keindahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Tawarikh 3:17
Salomo mendirikan kedua pilar dan menamainya Yakhin (artinya 'Ia akan menegakkan') dan Boas ('Dalam Dia ada kekuatan'). Ini adalah kesaksian visual bahwa kekuatan dan keteguhan bait bersumber dari Allah, bukan dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →