Keturunan Yerahmeel

1 Tawarikh 2:25-41

Keturunan Yerahmeel

Latar belakang

Silsilah Keluarga Yerahmeel

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Yehuda melalui Hezron. Yerahmeel adalah anak sulung Hezron, dan namanya tercatat sebagai tokoh penting dalam garis keturunan. Daftar ini menegaskan identitas dan hak waris keluarga.

Di mana

Yerusalem

Dalam kitab Tawarikh, saat menyusun silsilah

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Suci
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan dan imam, ~450 SM

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

Komunitas yang kembali dari Babel

Arti tiap ayat

Penjelasan 1 Tawarikh 2:25-41 Ayat per Ayat

1 Tawarikh 2:25

Ayat ini mendaftarkan anak-anak Yerahmeel, anak sulung Hezron: Ram, Buna, Oren, Ozem, dan Ahia. Yerahmeel adalah keturunan Yehuda, dan silsilah ini menunjukkan bahwa Allah memelihara garis keturunan-Nya melalui…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:26

Yerahmeel memiliki istri lain bernama Atara, yang melahirkan Onam. Poligami adalah praktik yang umum pada zaman itu, meskipun bukan ideal Allah. Catatan silsilah ini menunjukkan bahwa Allah tetap bekerja dalam keluarga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:27

Anak-anak Ram, anak sulung Yerahmeel, adalah Maas, Yamin, dan Eker. Ini melanjutkan silsilah keturunan Yerahmeel, menunjukkan bahwa setiap generasi memiliki peran dalam rencana Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:28

Anak-anak Onam adalah Samai dan Yada. Anak-anak Samai adalah Nadab dan Abisur. Silsilah ini mencatat keturunan Yerahmeel secara rinci, menunjukkan bahwa Allah memperhatikan setiap orang dan keluarga.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:29

Abisur menikah dengan Abihail, dan mereka memiliki anak bernama Ahban dan Molid. Ini menunjukkan bahwa keluarga-keluarga dalam silsilah ini menjalani kehidupan normal, menikah dan memiliki anak, dan Allah memberkati…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:30

Nadab memiliki anak Seled dan Apaim, tetapi Seled mati tanpa anak. Ini adalah catatan sedih dalam silsilah, namun tetap dicatat. Ini menunjukkan realitas kematian dan kekecewaan, tetapi juga bahwa Allah tidak melupakan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:31

Ayat ini mencatat silsilah keturunan Apaim: Yisei, lalu Sesan, dan Ahlai. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan setiap keluarga dan orang, bahkan yang mungkin tidak terkenal, dan setiap orang memiliki tempat dalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:32

Ayat ini mencatat bahwa Yeter, anak Yada, mati tanpa anak. Ini mengingatkan bahwa tidak semua orang memiliki keturunan, dan ini adalah bagian dari realitas hidup yang dicatat Alkitab tanpa penghakiman.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:33

Ayat ini melanjutkan silsilah: Yonatan memiliki dua anak, Pelet dan Zaza. Ini menunjukkan bahwa Tuhan terus memelihara garis keturunan Yerahmeel, dan setiap nama dicatat sebagai bagian dari umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:34

Ayat ini mencatat bahwa Sesan tidak memiliki anak laki-laki, hanya anak perempuan, dan ia memberikan anaknya kepada budaknya, Yarha. Ini menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui cara yang tidak biasa dan tidak memandang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:35

Sesan menikahkan anak perempuannya dengan Yarha, budaknya, dan mereka memiliki anak bernama Atai. Ini menunjukkan bahwa status sosial tidak membatasi berkat Tuhan; Dia memberkati keluarga ini dan memasukkannya dalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:36

Ayat ini melanjutkan silsilah dari Atai ke Natan, lalu ke Zabad. Ini menunjukkan kesinambungan berkat Tuhan dari generasi ke generasi, bahkan melalui garis keturunan yang tidak biasa.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:37

Ayat ini melanjutkan silsilah keturunan Yerahmeel dari suku Yehuda. Zabad adalah putra Natan, yang merupakan putra Atai. Silsilah ini menunjukkan bahwa Allah memelihara garis keturunan-Nya melalui orang-orang biasa,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:38

Ayat ini melanjutkan silsilah dari Zabad ke Eflal, lalu ke Obed. Nama-nama ini menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui generasi-generasi yang setia. Eflal dan Obed mungkin tidak dikenal, tapi mereka adalah mata rantai…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:39

Ayat ini adalah bagian dari daftar keturunan Yerahmeel. Azarya adalah putra Yehu, dan Heles adalah putra Azarya. Silsilah ini menunjukkan bahwa Allah memelihara garis keturunan-Nya dari generasi ke generasi, dan setiap…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:40

Ayat ini melanjutkan silsilah dari Elasa ke Sismai, lalu ke Salum. Semua nama ini adalah keturunan Yerahmeel, anak Hezron, dari suku Yehuda. Catatan ini menegaskan bahwa Allah setia memelihara umat-Nya dan bahwa setiap…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Tawarikh 2:41

Ayat ini menutup daftar keturunan Yerahmeel dengan Elisama, putra Yekamya. Silsilah ini menunjukkan bahwa Allah memelihara garis keturunan-Nya dari generasi ke generasi, dan setiap nama dicatat sebagai bagian dari…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca 1 Tawarikh 2 selengkapnya