Panggilan Sang Hamba dari Rahim

Yesaya 49:1-7

Allah Memanggil Hamba-Nya yang Khusus

1Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau; perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dalam kandungan, Dia telah menyebut namaku sejak dari dalam perut ibuku. 2Dia menjadikan mulutku seperti pedang yang tajam, dalam bayangan tangan-Nya, Dia menyembunyikan aku. Dia menjadikan aku anak panah yang mengilap. Dalam tabung anak panah-Nya, Dia menyembunyikan aku. 3Dia berkata kepadaku, “Kamu adalah hamba-Ku, hai Israel. Melaluimu Aku akan dimuliakan.” 4Akan tetapi, aku berkata, “Aku telah berjerih lelah dalam kesia-siaan, aku telah menghabiskan kekuatanku untuk hal percuma dan kesia-siaan. Namun, keadilanku terjamin bersama TUHAN dan upahku bersama Allahku.” 5Dan sekarang, kata TUHAN, yang membentuk aku dari rahim untuk menjadi hamba-Nya, untuk membawa Yakub kembali kepada-Nya dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya -- Sebab, aku dimuliakan di mata TUHAN, dan Allahku telah menjadi kekuatanku -- 6Dia berkata, “Terlalu ringan bagimu untuk menjadi hamba bagi-Ku, untuk membangkitkan suku-suku Yakub dan untuk membawa kembali orang-orang Israel yang masih terpelihara. Aku juga akan menjadikanmu terang bagi bangsa-bangsa sehingga keselamatan-Ku dapat sampai ke ujung bumi.” 7Beginilah perkataan TUHAN, Penebus Israel, Yang Kudus darinya, kepada dia yang dihina, yang tidak disukai bangsa-bangsa, hamba para penguasa, “Raja-raja akan melihat, lalu bangkit, para pembesar akan sujud menyembah karena TUHAN, yang setia, Yang Kudus dari Israel, yang telah memilihmu.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Dengarlah, Hai Umat Manusia

Yesaya membuka nyanyian tentang Sang Hamba yang dipanggil TUHAN. Hamba ini dipilih sejak dalam kandungan dan namanya disebut sejak awal, menunjukkan rencana TUHAN yang sudah ada sebelum kelahiran.

Di mana

Yerusalem

Masa pelayanan Yesaya, ~740-680 SM

Kapan

~740 SM

Nabi-nabi pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani Yehuda, ~40 tahun

B

Kepada

Bangsa-bangsa jauh

Pulau-pulau dan bangsa asing

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 49:1-7 Ayat per Ayat

Yesaya 49:1

Ayat ini menunjukkan bahwa sejak dalam kandungan, TUHAN telah memanggil dan menamai hamba-Nya. Ini berbicara tentang panggilan ilahi yang sudah ditentukan sebelumnya, bahwa setiap kita memiliki tujuan yang Tuhan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:2

Hamba Tuhan digambarkan memiliki mulut seperti pedang tajam dan seperti anak panah yang mengilap, tapi tersembunyi dalam bayangan tangan Tuhan. Ini berarti firman yang disampaikan memiliki kuasa, dan ada masa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:3

Tuhan menyebut hamba-Nya sebagai 'Israel', yang melaluinya Tuhan akan dimuliakan. Ini menunjukkan bahwa hamba tersebut mewakili bangsa Israel, dan melalui penderitaan serta pelayanannya, kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:4

Hamba Tuhan merasa usahanya sia-sia, namun ia percaya bahwa keadilan dan upahnya ada di tangan Tuhan. Ini adalah ungkapan keputusasaan yang dijawab dengan iman bahwa Tuhan tidak pernah sia-sia dalam panggilan-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:5

Tuhan membentuk hamba-Nya sejak lahir untuk memulihkan Yakub dan mengumpulkan Israel. Hamba ini dimuliakan di mata Tuhan, dan Tuhan menjadi kekuatannya. Ini menggambarkan panggilan yang spesifik dan dukungan ilahi yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:6

Tuhan memperluas panggilan hamba-Nya: bukan hanya memulihkan Israel, tetapi menjadi terang bagi bangsa-bangsa, membawa keselamatan sampai ke ujung bumi. Ini adalah visi yang lebih besar dari yang dibayangkan,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 49:7

Ayat ini berbicara tentang hamba Tuhan yang dihina dan ditolak, tetapi Tuhan akan memuliakannya. Raja-raja dan pembesar akan tunduk karena kesetiaan Tuhan dan karena Dia telah memilih hamba-Nya. Ini menunjukkan bahwa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 49 selengkapnya