Nyanyian Baru dari Ujung Bumi

Yesaya 42:10-17

Nyanyian Pujian untuk Allah

10Nyanyikanlah bagi TUHAN satu nyanyian baru, nyanyikan pujian bagi-Nya dari ujung bumi, hai kamu yang turun ke laut dan semua yang ada di dalamnya, hai pulau-pulau dan semua penduduknya. 11Biarlah padang belantara dan kota-kotanya mengangkat suara mereka, desa-desa yang didiami oleh kaum Kedar. Biarlah penduduk Sela bernyanyi dengan sukacita, biarlah mereka bersorak dari puncak gunung-gunung. 12Biarlah mereka memberikan kemuliaan kepada TUHAN dan menyatakan pujian-pujian-Nya di pulau-pulau. 13TUHAN akan keluar seperti pahlawan, seperti seorang pejuang, Dia akan membangkitkan semangat. Dia akan berteriak. Ya, Dia akan meneriakkan seruan perang dan akan menang atas musuh-musuh-Nya. 14“Sudah sangat lama Aku berdiam diri, Aku telah berdiam dan menahan diri-Ku. Sekarang, Aku akan berteriak seperti seorang wanita yang hendak melahirkan. Aku akan megap-megap dan juga terengah-engah. 15Aku akan membuat tandus bukit-bukit dan gunung-gunung, dan membuat layu semua tumbuh-tumbuhannya. Aku akan mengubah sungai-sungai menjadi pulau-pulau dan mengeringkan kolam-kolam. 16Aku akan menuntun yang buta di jalan yang tidak mereka ketahui. Di jalan setapak yang tidak mereka kenal, Aku akan menuntun mereka. Aku akan mengubah gelap menjadi terang di hadapan mereka dan tempat-tempat yang bergelombang menjadi rata. Hal-hal itulah yang akan Aku lakukan; dan Aku tidak akan meninggalkan mereka. 17Mereka akan berbalik ke belakang dan akan sangat malu dengan aibnya, yang percaya kepada patung-patung dan yang berkata kepada patung-patung tuangan, “Kamulah ilah kami.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Panggilan untuk Memuji Tuhan

Setelah menubuatkan tentang Hamba Tuhan yang membawa keadilan, Yesaya mengajak seluruh bumi untuk menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan. Pujian ini bukan hanya untuk Israel, tetapi untuk semua bangsa, dari laut sampai pulau-pulau.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, konteks nubuat

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~700 SM, dipanggil Tuhan

S

Kepada

Seluruh bumi

Bangsa-bangsa, orang Israel, semua makhluk

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 42:10-17 Ayat per Ayat

Yesaya 42:10

Seluruh bumi, dari laut sampai pulau-pulau, dipanggil untuk menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan. Ini adalah panggilan untuk memuji Tuhan dengan sukacita, melibatkan seluruh ciptaan, bukan hanya manusia.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:11

Daerah-daerah yang terpencil seperti padang belantara, kota-kota Kedar, dan Sela dipanggil untuk bersorak dan bernyanyi bagi Tuhan. Ini menunjukkan bahwa keselamatan dan pujian tidak terbatas pada satu tempat atau…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:12

Semua orang, terutama di pulau-pulau dan tempat yang jauh, diminta untuk memuliakan Tuhan dan menyatakan pujian-Nya. Ini adalah kelanjutan dari panggilan untuk bersaksi tentang kebesaran Allah kepada semua bangsa.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:13

Ayat ini menggambarkan Tuhan sebagai pejuang perkasa yang keluar dengan berani, bersorak untuk berperang, dan mengalahkan musuh-Nya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pasif, tetapi aktif membela umat-Nya dan menegakkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:14

Tuhan berbicara tentang kesabaran-Nya yang lama, seperti menahan diri, tetapi kini Dia akan bertindak dengan cara yang hidup dan dramatis, seperti wanita melahirkan yang berteriak. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:15

Tuhan menyatakan kuasa-Nya atas alam: gunung dan bukit dibuat tandus, tumbuhan layu, sungai menjadi kering, dan kolam mengering. Ini adalah gambaran murka Tuhan terhadap dosa, tetapi juga menggambarkan kedaulatan-Nya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:16

Tuhan berjanji untuk menuntun orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, mengubah kegelapan menjadi terang, dan membuat jalan yang bergelombang menjadi rata. Ini adalah janji pemeliharaan dan bimbingan Tuhan bagi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 42:17

Mereka yang percaya kepada patung dan berkata 'kamulah ilah kami' akan mundur dan malu. Ayat ini menegaskan kesia-siaan penyembahan berhala dan bahwa hanya Tuhan yang layak menerima kemuliaan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 42 selengkapnya