Petani dan Tanah yang Diolah
Yesaya 28:25
Hikmat dalam Pertanian dan Penghakiman
“Bukankah setelah meratakan permukaannya, dia menebarkan jintan hitam dan menyerakkan jintan putih, menabur gandum dalam jajaran dan jelai pada tempatnya serta sekoi di pinggirannya?”Yesaya 28:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah setelah meratakan tanahnya, ia menyerakkan jintan hitam dan menebarkan jintan putih, menaruh gandum jawawut dan jelai kehitam- hitaman dan sekoi di pinggirnya?”Yesaya 28:25 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau tanahnya itu sudah siap, ia menaburkan benih, misalnya jintan hitam dan jintan putih. Ia menanam dua macam gandum berderet-deret, dan di pinggirnya tanaman lain.”Yesaya 28:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When he hath made plain the face thereof, doth he not cast abroad the fitches, and scatter the cummin, and cast in the principal wheat and the appointed barley and the rie in their place?”Yesaya 28:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 28:25?
Petani tidak membajak terus-menerus; setelah meratakan tanah, ia menabur berbagai jenis benih dengan bijak. Ini menunjukkan bahwa Allah, sebagai guru yang bijaksana, mengajarkan cara yang tepat untuk setiap tindakan, bukan dengan cara yang monoton.
Latar belakang
Pelajaran dari Petani
Yesaya menggunakan pertanian sebagai ilustrasi: petani tidak terus membajak tanpa menanam, melainkan menabur berbagai jenis benih sesuai tempatnya. Ini menggambarkan bahwa Allah bertindak dengan teratur dan bijaksana dalam rencana-Nya.
Di mana
Yerusalem
Berbicara kepada orang-orang di jalanan kota
Kapan
~735 SM
Zaman Kerajaan Yehuda, periode pra-pembuangan
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar, ~740 SM, aktif di Yehuda
Kepada
Rakyat Yehuda
Pendengar yang keras kepala, sering menolak pesan Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קֶצַח
qetsach · jintan hitam
Tanaman rempah dengan biji hitam kecil yang digunakan sebagai bumbu.
כַּמֹּן
kammon · jintan putih
Tanaman rempah dengan biji kuning kecokelatan, biasa dipakai untuk bumbu roti.
זָרַק
zaraq · menebarkan
Melemparkan atau menghamburkan biji dengan tangan.
Ketelitian petani dalam menabur benih yang berbeda menunjukkan perhatian Allah pada detail dan ketepatan dalam tindakan-Nya, tidak sembarangan.
Tahukah kamu
Jintan Hitam dan Putih
Jintan hitam (Nigella sativa) dan jintan putih (Cuminum cyminum) adalah rempah-rempah yang sangat kecil, sehingga harus ditabur dengan cara tertentu dan diirik dengan alat yang berbeda agar bijinya tidak hancur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 28:25
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya berbicara tentang teknik pertanian kuno yang tidak relevan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora tentang hikmat Allah dalam mengatur alam dan sejarah, bukan sekadar tips bertani.
✕ Sering dikira
Menganggap jintan hitam dan putih adalah tanaman yang sama.
✓ Yang sebenarnya
Keduanya adalah spesies berbeda, dan perlakuan terhadapnya berbeda, menunjukkan kehati-hatian.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 28:25
Dalam hidup, kita perlu bijak dalam mengatur waktu dan cara melakukan berbagai hal. Tidak semua hal harus dilakukan dengan cara yang sama; kita perlu belajar dari Tuhan untuk menempatkan prioritas dan metode yang tepat.
Ya Tuhan, ajarlah aku untuk bijak dalam setiap tindakan, mengetahui kapan harus bekerja dan kapan harus berhenti, serta cara yang tepat untuk setiap tugas. Amin.