Tujuh puluh diutus mendahului Yesus
Lukas 10:1-12
Yesus Mengutus Tujuh Puluh Pengikut-Nya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Misi skala besar yang jarang disorot
Sebagian besar orang tahu dua belas rasul, tapi Lukas saja yang mencatat pengutusan tujuh puluh ini. Ini misi ekspansi besar: dikirim berdua-dua ke setiap kota yang akan dikunjungi Yesus. Bukan kelompok elit — ini gerakan massa. Mereka adalah advance team, bukan bintang utama.
Di mana
Galilea atau Yudea
Yesus dalam perjalanan menuju Yerusalem, mengutus kelompok besar untuk persiapan misi
Kapan
~29 M
Perjalanan terakhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator)
Dokter dan penulis Injil, murid Paulus
Kepada
Teofilus dan pembaca Injil Lukas
pembaca Yunani-Romawi abad pertama
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 10:1-12 Ayat per Ayat
Lukas 10:1
Yesus mengutus 70 pengikut-Nya berpasangan untuk pergi mendahului-Nya ke kota-kota yang akan dikunjungi. Ini menunjukkan bahwa misi pelayanan dilakukan secara bersama-sama, bukan sendirian, dan setiap orang punya peran…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:2
Yesus menggunakan metafora panen yang banyak tetapi pekerja sedikit. Dia mengajak murid-murid untuk berdoa meminta Tuhan mengirim pekerja, karena misi menjangkau orang lain adalah pekerjaan Tuhan, dan kita bergantung…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:3
Yesus mengutus murid-murid seperti anak domba ke tengah serigala. Ini berarti mereka akan menghadapi bahaya, tetapi juga menekankan bahwa mereka harus tetap rendah hati dan lemah lembut di tengah tantangan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:4
Yesus melarang murid-murid membawa kantong uang, tas, atau sandal, dan juga menyapa orang di jalan. Ini mengajarkan agar mereka fokus pada misi, tidak terbebani hal-hal materi, dan tidak membuang waktu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:5
Yesus mengajarkan untuk mengucapkan damai sejahtera saat masuk rumah. Ini adalah berkat yang disampaikan kepada tuan rumah, dan jika mereka layak, damai itu tinggal, jika tidak, kembali kepada pengucap.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:6
Ayat ini menjelaskan bahwa damai sejahtera yang diucapkan akan tinggal jika orangnya layak, dan akan kembali jika tidak. Ini menunjukkan bahwa berkat tidak hilang, tetapi kembali kepada yang mengucapkannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:7
Tinggallah di rumah yang menyambutmu dan terimalah apa yang mereka sediakan, karena pekerja layak mendapat upahnya. Jangan berpindah-pindah mencari tempat yang lebih nyaman, tetapi fokuslah pada misi yang Tuhan berikan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:8
Ketika kamu diterima di sebuah kota, terimalah makanan yang mereka suguhkan sebagai bentuk penghormatan. Ini menunjukkan bahwa kita tidak perlu menuntut makanan khusus atau perlakuan istimewa saat membawa kabar baik.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:9
Sembuhkan orang sakit dan sampaikan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Ini adalah tugas para pengikut Yesus: membawa kesembuhan dan harapan, menunjukkan bahwa pemerintahan Allah hadir dalam kuasa dan kasih.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:10
Jika sebuah kota menolakmu, jangan memaksa. Keluarlah dan nyatakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, bahkan sebagai peringatan. Penolakan tidak menghentikan pesan Allah, tetapi menegaskan tanggung jawab pendengar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:11
Mengibaskan debu dari kaki adalah simbol pemisahan dan peringatan. Ini menunjukkan bahwa mereka yang menolak murid-murid Yesus sebenarnya menolak Kerajaan Allah, dan konsekuensinya ada pada mereka sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 10:12
Tanggungan Sodom pada hari penghakiman akan lebih ringan daripada kota yang menolak para murid. Ini adalah peringatan keras bahwa mereka yang mendengar Injil dan menolaknya berada dalam bahaya yang lebih besar daripada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →