Panen besar, pekerja sedikit
Lukas 10:2
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Kata-Nya kepada mereka, “Hasil panen memang sangat banyak, tetapi pekerjanya hanya ada sedikit. Oleh karena itu, mintalah kepada Tuan yang memiliki hasil panen itu untuk mengutus pekerja-pekerja untuk mengumpulkan hasil panen-Nya.””Lukas 10:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”Lukas 10:2 · TB
Terjemahan Baru
“"Hasil yang akan dituai banyak," kata-Nya kepada mereka, "tetapi pekerja untuk menuainya hanya sedikit. Sebab itu, mintalah kepada Pemilik ladang supaya Ia mengirimkan pekerja untuk menuai hasil tanaman-Nya.”Lukas 10:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yesus berkata kepada mereka, “Semua ladang gandum ini sudah siap dipanen, tetapi orang yang memanen hanya sedikit. Karena itu, berdoalah supaya TUHAN Sang Pemilik ladang-ladang ini mengirim para pekerja untuk memanen semua gandum itu.”Lukas 10:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore said he unto them, The harvest truly is great, but the labourers are few: pray ye therefore the Lord of the harvest, that he would send forth labourers into his harvest.”Lukas 10:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:2?
Yesus menggunakan metafora panen yang banyak tetapi pekerja sedikit. Dia mengajak murid-murid untuk berdoa meminta Tuhan mengirim pekerja, karena misi menjangkau orang lain adalah pekerjaan Tuhan, dan kita bergantung pada-Nya.
Latar belakang
Krisis tenaga kerja rohani
Yesus memakai gambaran panen — momen paling sibuk dalam kalender pertanian. Semua orang tahu: kalau panen tidak dipetik tepat waktu, hasil kerja setahun sia-sia. Yesus melihat manusia yang 'matang' tapi tidak ada yang menjangkau mereka. Solusinya bukan kerja lebih keras, tapi berdoa minta pekerja lebih banyak.
Di mana
Galilea atau Yudea
Briefing sebelum keberangkatan tujuh puluh
Kapan
~29 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Tujuh puluh utusan
kelompok murid yang baru dilantik untuk misi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
θερισμός
therismos · panen
Musim panen — waktu kritis dan mendesak, bukan suasana santai.
ἐργάτας
ergatas · pekerja
Pekerja upahan harian — orang yang bekerja keras di ladang, bukan manajer dari kantor.
δεήθητε
deēthēte · mintalah
Berdoa dengan mendesak — bukan sekadar permintaan kasual, tapi permohonan serius.
Gambaran panen memberi rasa urgensi yang nyata. Ini bukan proyek jangka panjang — ini situasi darurat yang membutuhkan respons sekarang.
Tahukah kamu
Doa sebelum berangkat
Menariknya, Yesus menyuruh mereka berdoa minta pekerja — tapi merekalah yang kemudian dikirim sebagai jawaban doa itu. Ada ironi indah: doanya kamu, jawabannya juga kamu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:2
Matius 9:37-38
ucapan paralel Yesus
“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Mintalah kepada tuan yang empunya tuaian.”
Yohanes 4:35
gambaran panen rohani
“Tidakkah kamu berkata: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Sesungguhnya, ladang sudah menguning.”
Roma 10:14-15
urgensi pengiriman utusan
“Bagaimana mereka dapat memanggil-Nya jika mereka tidak percaya? Bagaimana percaya jika tidak ada yang memberitakan?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:2
✕ Sering dikira
Yesus mengajarkan bahwa banyak orang belum siap mendengar
✓ Yang sebenarnya
Gambaran panen justru kebalikannya — orang sudah matang dan siap, masalahnya tidak ada yang datang menjangkau mereka.
✕ Sering dikira
Berdoa minta pekerja berarti tidak perlu terlibat langsung
✓ Yang sebenarnya
Para tujuh puluh yang diminta berdoa adalah mereka yang kemudian langsung dikirim — doa dan keterlibatan berjalan bersamaan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:2
Sebelum bertindak, berdoalah untuk kebutuhan pelayanan. Sadari bahwa Tuhanlah pemilik panen dan Dia akan mengirimkan orang-orang yang tepat.
Tuhan, utuslah pekerja untuk tuaian-Mu, dan pakailah kami juga untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.