Satu rumah, satu meja, satu misi
Lukas 10:7
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Tinggallah di rumah itu. Makanlah dan minumlah apa yang mereka sediakan bagimu, karena seorang pekerja pantas mendapatkan upahnya. Jangan berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain.”Lukas 10:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Lukas 10.8–14 76”Lukas 10:7 · TB
Terjemahan Baru
“Tinggallah di satu rumah saja. Terimalah apa yang dihidangkan di situ kepadamu, sebab orang yang bekerja berhak menerima upahnya. Jangan berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain.”Lukas 10:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau kamu masuk ke suatu kota dan orang-orang di situ menyambut kamu dengan baik, tinggallah dengan keluarga yang menerima kamu sampai kamu pergi meninggalkan kota itu. Janganlah berpindah-pindah. Makan dan minumlah apa saja yang mereka hidangkan untukmu. Karena setiap pekerja berhak mendapat upahnya.”Lukas 10:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And in the same house remain, eating and drinking such things as they give: for the labourer is worthy of his hire. Go not from house to house.”Lukas 10:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:7?
Tinggallah di rumah yang menyambutmu dan terimalah apa yang mereka sediakan, karena pekerja layak mendapat upahnya. Jangan berpindah-pindah mencari tempat yang lebih nyaman, tetapi fokuslah pada misi yang Tuhan berikan.
Latar belakang
Makan bersama sebagai teologi
Tinggal di satu rumah dan makan apa yang disajikan tuan rumah adalah lebih dari efisiensi. Ini gestur kepercayaan dan kesetaraan. Di budaya Yahudi, meja makan adalah pernyataan komunitas. Para utusan yang makan bersama tuan rumah menyatakan: 'kami adalah bagian dari kamu, bukan tamu berbayar dari luar.'
Di mana
Galilea atau Yudea
Instruksi praktis tentang akomodasi dalam perjalanan misi
Kapan
~29 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Tujuh puluh utusan
kelompok murid yang baru dilantik untuk misi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μισθός
misthos · upah
Gaji atau kompensasi — bukan hadiah atau donasi, tapi hak yang pantas diterima atas kerja.
μένετε
menete · tinggallah
Tetaplah tinggal — perintah untuk tidak berpindah-pindah, membangun hubungan mendalam.
παρατιθεμένοις
paratithemenois · sediakan
Dihidangkan — artinya terima apa adanya, tidak memilih-milih berdasarkan preferensi.
Tidak berpindah-pindah rumah bukan hanya soal kenyamanan — ini tentang membangun kepercayaan. Relasi yang dalam tumbuh di satu meja, bukan dari kunjungan singkat.
Tahukah kamu
Pekerja layak mendapat upah — prinsip yang dikutip Paulus
Frasa 'pekerja pantas mendapatkan upahnya' kemudian dikutip Paulus dalam 1 Timotius 5:18 sebagai dasar mendukung hamba Tuhan secara finansial. Ini salah satu kutipan Injil yang diperlakukan setara dengan Kitab Suci PL oleh Paulus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:7
1 Timotius 5:18
Paulus mengutip prinsip ini
“Seorang pekerja berhak mendapat upahnya.”
1 Korintus 9:14
hak finansial pemberita Injil
“Demikian pula Tuhan telah menetapkan bahwa mereka yang memberitakan Injil harus hidup dari pemberitaan Injil itu.”
Kisah Para Rasul 2:46
makan bersama sebagai komunitas
“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari, memecahkan roti di rumah masing-masing.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:7
✕ Sering dikira
Pekerja rohani tidak boleh menerima dukungan finansial karena itu duniawi
✓ Yang sebenarnya
Yesus sendiri menetapkan bahwa utusan-Nya berhak mendapat penghidupan dari komunitas yang mereka layani.
✕ Sering dikira
Instruksi tinggal di satu rumah berarti isolasi dari komunitas sekitar
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — satu rumah adalah basis untuk menjangkau seluruh komunitas, bukan tempat bersembunyi.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:7
Saat kita melayani, hindari mencari kenyamanan atau keuntungan pribadi. Belajarlah merasa cukup dengan apa yang disediakan, dan percayalah bahwa Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita.
Tuhan, ajari aku untuk puas dengan apa yang Engkau sediakan dan tetap setia pada panggilan-Mu, Amin.