Seorang pria Lewi menikahi gadis Lewi
Keluaran 2:1-10
Kelahiran Musa
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Asal-usul Musa dimulai dari sini
Kisah ini dibuka dengan perkenalan singkat: sepasang suami-istri dari suku Lewi menikah di tengah situasi gelap perbudakan Mesir. Suku Lewi kelak menjadi suku imam Israel. Detail kesukuan ini bukan kebetulan — ini menegaskan garis keturunan Musa sebelum ia bahkan lahir.
Di mana
Gosyen, Mesir
Permukiman budak Ibrani di delta Sungai Nil · suasana penuh ketakutan
Kapan
~1526 SM
Perbudakan di Mesir
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Generasi yang keluar dari Mesir
Arti tiap ayat
Penjelasan Keluaran 2:1-10 Ayat per Ayat
Keluaran 2:1
Ayat ini memperkenalkan keluarga orang Lewi yang akan menjadi orang tua Musa. Mereka adalah keturunan Lewi, salah satu dari dua belas suku Israel, dan pernikahan mereka menunjukkan kesinambungan iman di tengah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:2
Seorang bayi laki-laki lahir dari keluarga Lewi, dan ibunya melihat bahwa bayinya elok, lalu menyembunyikannya selama tiga bulan untuk melindunginya dari perintah Firaun agar semua bayi laki-laki Ibrani dibunuh.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:3
Ketika tidak bisa lagi menyembunyikan bayinya, ibunya membuat keranjang dari papirus, melapisinya dengan ter, lalu meletakkan bayi itu di tepi sungai Nil di antara alang-alang, mempercayakannya kepada pemeliharaan Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:4
Kakak perempuan bayi itu, mungkin Miryam, berdiri agak jauh untuk menjaga dan mengawasi keranjang yang hanyut, menunjukkan kepedulian dan rasa tanggung jawab seorang kakak terhadap adiknya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:5
Putri Firaun datang mandi di sungai, menemukan keranjang itu, dan karena belas kasihan, memerintahkan dayangnya untuk mengambilnya, sehingga bayi itu bertemu dengan seseorang yang bisa menyelamatkannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:6
Putri Firaun membuka keranjang, melihat bayi menangis, dan hatinya tergerak oleh belas kasihan. Ia mengenali bahwa bayi itu adalah anak orang Ibrani, tetapi tetap memilih untuk menyelamatkannya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:7
Dalam Keluaran 2:7, kakak perempuan Musa menawarkan bantuan kepada putri Firaun untuk memanggil seorang perempuan Ibrani sebagai inang, yang sebenarnya adalah ibu kandung Musa. Ini menunjukkan inisiatif dan keberanian…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:8
Putri Firaun menyetujui permintaan kakak perempuan Musa dan menyuruhnya memanggil pengasuh. Maka gadis itu pergi dan membawa ibu bayi itu. Ini menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui keputusan hati seorang putri Firaun…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:9
Putri Firaun memerintahkan ibu Musa untuk menyusui bayi itu dan berjanji memberinya upah. Ibu Musa pun menerima bayinya kembali dan menyusuinya. Ini adalah momen yang penuh ironi: bukannya kehilangan anaknya, ibu Musa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 2:10
Setelah Musa cukup besar, ibunya membawanya kepada putri Firaun, dan ia menjadi anak putri itu. Putri Firaun menamainya Musa, yang berarti 'ditarik keluar dari air'. Ini menandai peralihan identitas Musa dari anak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →