Miryam menawarkan pengasuh Ibrani kepada putri Firaun
Keluaran 2:7
Kelahiran dan Masa Muda Musa
“Kakak bayi itu berkata kepada putri Firaun, “Bolehkah aku pergi dan memanggil pengasuh dari perempuan Ibrani untuk menyusui bayi itu bagi engkau?””Keluaran 2:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?"”Keluaran 2:7 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu kakak bayi itu bertanya kepada putri raja, "Maukah Tuan Putri saya carikan seorang ibu Ibrani untuk menyusui bayi itu?"”Keluaran 2:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian kakak bayi itu mendekati putri raja dan bertanya, “Bolehkah saya mencarikan perempuan Israel yang dapat menyusui bayi ini bagi Tuan Putri?””Keluaran 2:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then said his sister to Pharaoh’s daughter, Shall I go and call to thee a nurse of the Hebrew women, that she may nurse the child for thee?”Keluaran 2:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 2:7?
Dalam Keluaran 2:7, kakak perempuan Musa menawarkan bantuan kepada putri Firaun untuk memanggil seorang perempuan Ibrani sebagai inang, yang sebenarnya adalah ibu kandung Musa. Ini menunjukkan inisiatif dan keberanian seorang anak dalam situasi yang berisiko, sekaligus menjadi bagian dari rencana Allah untuk menjaga bayi Musa tetap dekat dengan keluarganya.
Latar belakang
Miryam bergerak di momen yang tepat
Ini adalah momen Miryam. Ia telah menunggu, mengamati, dan kini — ketika putri Firaun menunjukkan belas kasih — ia maju dengan tawaran yang sempurna. Tawaran ini jenius: putri Firaun mendapatkan pengasuh yang bisa menyusui, dan Yokhebed mendapatkan bayinya kembali dengan perlindungan istana.
Di mana
Tepi Sungai Nil, Mesir
Di tepi Nil · seorang gadis kecil memberanikan diri mendekati putri kerajaan
Kapan
~1526 SM
Perbudakan di Mesir
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Generasi yang keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַאֵלֵךְ
ha'eylekh · bolehkah
Bentuk pertanyaan yang sopan dan hati-hati — 'haruskah aku pergi?' — menunjukkan Miryam tahu cara berbicara kepada orang berkuasa.
וְקָרָאתִי
vekarati · memanggil
Memanggil atau mengundang — Miryam menawarkan diri untuk mengambil tindakan, bukan sekadar memberi saran.
מֵינֶקֶת
meineket · pengasuh
Ibu susu — perempuan yang menyusui bayi orang lain, profesi yang umum dan penting di masyarakat kuno.
Miryam memakai kata-kata yang tepat pada waktu yang tepat — sopan, praktis, dan penuh hikmat — membuktikan bahwa Allah sering bekerja melalui kecerdasan orang yang lemah.
Tahukah kamu
Bayi baru lahir perlu susu manusia, bukan susu hewan
Di zaman kuno, susu formula tidak ada. Bayi yang baru lahir harus disusui oleh seorang wanita — jika ibunya tidak bisa, dicari 'ibu susu' (wet nurse). Miryam tahu persis kebutuhan ini dan menggunakannya sebagai pintu masuk yang cerdas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 2:7
Amsal 31:26
kata-kata bijak perempuan
“Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.”
Mazmur 8:3
Allah memakai yang lemah
“Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu.”
1 Korintus 1:27
Allah memakai yang dianggap kecil
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk mempermalukan orang-orang yang berhikmat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 2:7
✕ Sering dikira
Miryam hanya bicara spontan tanpa rencana
✓ Yang sebenarnya
Miryam sudah berjaga dari jauh dengan tujuan ini — ia menunggu momen yang tepat untuk menawarkan solusi.
✕ Sering dikira
Ini manipulasi yang tidak jujur
✓ Yang sebenarnya
Miryam tidak berbohong — ia menawarkan pengasuh Ibrani yang memang dibutuhkan, dan semua pihak diuntungkan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 2:7
Kita bisa belajar dari kakak perempuan Musa untuk berani mengambil inisiatif dalam situasi sulit, percaya bahwa tindakan kecil dapat membawa dampak besar. Terkadang, Allah memakai keberanian kita untuk mewujudkan rencana-Nya.
Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk bertindak bijak dan berinisiatif seperti kakak Musa, agar melalui kami Engkau dapat bekerja dalam kehidupan orang lain. Amin.