Kitab Kejadian · 21 ayat

Kejadian 15

Perjanjian Allah dengan Abram

Tentang pasal ini

Setelah semua ini, firman TUHAN datang kepada Abram dalam suatu penglihatan, firman-Nya, 'Jangan takut, Abram, Akulah perisaimu, pahalamu akan sangat besar.' Pembukaan 'ahar hadvarim ha'elleh' (setelah semua ini) menghubungkan pasal 15 langsung ke pasal 14 — firman ini datang dalam konteks setelah perang dan penolakan harta Sodom. 'Jangan takut' (al tira') mengisyaratkan bahwa ada alasan untuk takut: Abraham baru saja menyerang koalisi militer besar (14:14-15) dan menolak raja Sodom (14:21-24). Pembalasan bisa datang. Allah datang dengan tiga hal: perintah tidak takut, identitas diri ('Akulah perisaimu'), dan janji ('pahalamu sangat besar'). Tiga hal yang menjawab tiga kekhawatiran yang mungkin ada: keamanan, identitas penjaga, dan kompensasi atas penolakan harta Sodom.

Di manaKemungkinan Mamre, Hebron — atau dalam penglihatanKapanSekitar 1875 SM — segera setelah peristiwa pasal 14SiapaTUHAN (Allah)
Perjanjian Allah dengan Abram1Setelah semua ini, firman TUHAN datang kepada Abram dalam suatu penglihatan, firman-Nya, “Jangan takut, Abram, Akulah perisaimu, pahalamu akan sangat besar.” 2Lalu, Abram berkata, “Ya, Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku sebab aku tidak punya anak dan ahli waris rumahku adalah Eliezer, orang Damsyik itu?” 3Kata Abram lagi, “Lihatlah, karena Engkau tidak memberikan keturunan kepadaku, sesungguhnya orang yang lahir di rumahku adalah ahli warisku.” 4Namun, lihatlah, firman TUHAN datang kepadanya, kata-Nya, “Orang itu tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan dia yang keluar dari tubuhmu sendirilah yang akan menjadi ahli warismu.” 5Kemudian, TUHAN membawa Abram ke luar dan berfirman, “Pandanglah langit dan hitunglah bintang-bintang kalau kau dapat menghitungnya.” Dia pun berfirman lagi kepada Abram, “Seperti itulah keturunanmu nanti.” 6Abram percaya kepada TUHAN, dan Dia memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. 7Kemudian, Dia berkata kepada Abram, “Akulah TUHAN yang membawamu keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini menjadi milikmu.” 8Namun, Abram berkata, “Ya, Tuhan ALLAH, bagaimana aku tahu kalau aku akan memilikinya?” 9TUHAN berfirman kepada Abram, “Bawalah kepada-Ku seekor sapi betina yang berumur 3 tahun, seekor kambing betina yang berumur 3 tahun, seekor domba jantan yang berumur 3 tahun, seekor burung tekukur, dan seekor merpati muda.” 10Kemudian, Abram mengambil semua itu untuk-Nya, dan membelahnya menjadi dua, dan meletakkan belahan-belahan itu berhadapan satu sama lain. Namun, dia tidak membelah burung-burung itu. 11Ketika burung-burung pemangsa mendekati daging-daging itu, Abram menghalau mereka. 12Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur lelap. Lihatlah, kegelapan yang mengerikan dan dahsyat meliputinya. 13Tuhan berfirman kepada Abram, “Ketahuilah dengan sungguh-sungguh bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing di negeri yang bukan milik mereka. Di sana, mereka akan diperbudak dan ditindas selama 400 tahun. 14Namun, Aku akan menghukum bangsa yang memperbudak mereka. Setelah itu, mereka akan keluar dari tanah itu dengan membawa banyak harta. 15Lalu, kamu sendiri akan pergi kepada nenek moyangmu dalam damai dan dikuburkan pada masa tuamu. 16Keturunanmu yang keempat akan kembali ke tempat ini sebab kejahatan orang Amori belum genap.” 17Setelah matahari terbenam dan hari sangat gelap, lihat, perapian yang berasap dan obor yang menyala-nyala berjalan di antara potongan-potongan daging itu. 18Pada hari itu, TUHAN membuat suatu perjanjian dengan Abram, firman-Nya: “Aku akan memberikan tanah ini kepada keturunanmu, dari sungai Mesir sampai ke sungai besar, yaitu Sungai Efrat, 19yaitu tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, 20orang Het, orang Feris, orang Refaim, 21orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi, dan orang Yebus.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya