Jangan takut Abram Akulah perisaimu — firman Allah yang datang setelah pertempuran besar
Kejadian 15:1
Perjanjian Allah dengan Abram
“Setelah semua ini, firman TUHAN datang kepada Abram dalam suatu penglihatan, firman-Nya, “Jangan takut, Abram, Akulah perisaimu, pahalamu akan sangat besar.””Kejadian 15:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."”Kejadian 15:1 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu, Abram menerima penglihatan dan mendengar TUHAN berkata kepadanya, "Jangan takut, Abram, Aku akan melindungi engkau dari bahaya, dan memberikan kepadamu upah yang besar."”Kejadian 15:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Beberapa waktu kemudian, TUHAN berbicara kepada Abram dalam suatu penglihatan, kata-Nya, “Jangan takut, Abram! Aku akan melindungimu dari apa pun dan akan memberikan upah yang besar kepadamu.””Kejadian 15:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“After these things the word of the LORD came unto Abram in a vision, saying, Fear not, Abram: I am thy shield, and thy exceeding great reward.”Kejadian 15:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 15:1?
Firman TUHAN datang kepada Abram dalam penglihatan, meyakinkan dia untuk tidak takut, karena Allah adalah perisai dan upahnya akan sangat besar. Ini menunjukkan Allah peduli dan memberikan kekuatan di tengah ketidakpastian.
Latar belakang
Ahar hadvarim ha'elleh — setelah semua ini: waktu yang tepat Allah berbicara
Setelah semua ini, firman TUHAN datang kepada Abram dalam suatu penglihatan, firman-Nya, 'Jangan takut, Abram, Akulah perisaimu, pahalamu akan sangat besar.' Pembukaan 'ahar hadvarim ha'elleh' (setelah semua ini) menghubungkan pasal 15 langsung ke pasal 14 — firman ini datang dalam konteks setelah perang dan penolakan harta Sodom. 'Jangan takut' (al tira') mengisyaratkan bahwa ada alasan untuk takut: Abraham baru saja menyerang koalisi militer besar (14:14-15) dan menolak raja Sodom (14:21-24). Pembalasan bisa datang. Allah datang dengan tiga hal: perintah tidak takut, identitas diri ('Akulah perisaimu'), dan janji ('pahalamu sangat besar'). Tiga hal yang menjawab tiga kekhawatiran yang mungkin ada: keamanan, identitas penjaga, dan kompensasi atas penolakan harta Sodom.
Di mana
Kemungkinan Mamre, Hebron — atau dalam penglihatan
Firman Allah kepada Abraham dalam penglihatan · konteks: segera setelah episode perang pasal 14
Kapan
Sekitar 1875 SM — segera setelah peristiwa pasal 14
Firman Allah dalam penglihatan — konfirmasi dan janji baru setelah episode perang
Yang berbicara
TUHAN (Allah)
Allah yang memulai pasal 15 dengan kata-kata yang paling dibutuhkan Abraham setelah episode perang yang melelahkan dan penolakan harta Sodom: 'Jangan takut'
Kepada
Abram
Abraham yang baru menolak harta Sodom, memenangkan perang besar, dan mungkin menyimpan kekhawatiran tentang pembalasan koalisi — Allah datang persis di saat yang tepat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַל תִּירָא
al tira' · Jangan takut
Janganlah takut — al (jangan, larangan lembut; berbeda dari lo yang lebih keras; al + imperfek = larangan di masa mendatang yang lembut tapi serius); tira' (kamu takut; dari yare' = takut, gentar; imperfek orang kedua maskulin tunggal); formula yang paling sering diucapkan Allah ketika berinisiatif berbicara kepada manusia dalam situasi ketakutan.
אָנֹכִי מָגֵן לָךְ
anokhi magen lakh · Akulah perisaimu
Aku adalah perisai/pelindung bagimu — anokhi (aku, orang pertama tunggal yang penuh dan menekan: 'Akulah'; lebih empfatik dari ani = aku biasa); magen (perisai; dari ganan = melindungi; benda yang melindungi dalam pertempuran; juga digunakan sebagai gelar Allah dalam Mazmur); lakh (bagimu, untukmu); 'Aku sendiri adalah perisaimu' — Allah bukan hanya memberikan perisai tapi Dia sendiri menjadi perisai.
שְׂכָרְךָ הַרְבֵּה מְאֹד
sekhar'kha harbeh me'od · pahalamu akan sangat besar
Upah/pahalamu akan sangat besar — sekhar'kha (upahmu, pahalamu; dari sakhar = membayar, mengupah; dengan sufiks -kha = milikmu; kata yang digunakan untuk upah pekerja); harbeh (banyak, berlimpah; dari rabah = banyak); me'od (sangat; penguat superlat); kemungkinan merujuk pada kemenangan Abraham menolak harta Sodom — Allah berjanji penggantinya akan jauh lebih besar.
Ahar hadvarim ha'elleh hayah devar YHWH el Avram bamakhazeh lemor al tira' Avram anokhi magen lakh sekhar'kha harbeh me'od (Setelah hal-hal ini terjadilah firman YHWH kepada Abraham dalam penglihatan berkata: janganlah takut Abraham Akulah perisaimu upahmu sangat besar). Tiga kata pembuka yang menjawab tiga kekhawatiran: al tira' = tidak perlu takut pembalasan; anokhi magen lakh = Allah sendiri menjaga; sekhar'kha harbeh me'od = penolakan harta Sodom tidak rugi.
Tahukah kamu
Al tira — jangan takut: formula yang paling sering diucapkan Allah dalam Alkitab
Frasa 'al tira' (jangan takut) adalah salah satu formula yang paling sering digunakan Allah ketika berbicara kepada manusia dalam Alkitab — muncul lebih dari 60 kali. Dari Abraham (15:1), kepada Ishak (26:24), Yakub (46:3), Musa (Ul. 1:21), Yosua (Yos. 1:9), sampai para nabi dan komunitas Israel dalam pembuangan (Yes. 41:10, 43:1, dll). Beberapa orang mencatat bahwa 'jangan takut' muncul 365 kali dalam seluruh Alkitab (satu untuk setiap hari tahun) — meskipun angka ini perlu verifikasi karena tergantung terjemahan. Yang pasti: 'jangan takut' adalah kata-kata yang paling sering Allah ucapkan kepada umat-Nya, dan di sini pertama kali muncul dalam konteks perjanjian dengan Abraham.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 15:1
Yesaya 41:10
formula Allah kepada Israel di pembuangan (Yes. 41:10) menggemakan formula pertama kepada Abraham di 15:1 — 'jangan takut, Aku menyertaimu' adalah bahasa perjanjian yang konsisten dari Abraham sampai nabi-nabi
“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
Mazmur 3:3
Mazmur 3 Daud menggunakan gelar yang sama — 'TUHAN adalah perisai' (magen) — yang Allah sendiri gunakan di 15:1; gelar yang pertama kali muncul dalam konteks perjanjian dengan Abraham kemudian menjadi salah satu gelar Allah yang paling sering dalam Mazmur
“Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.”
Kejadian 14:23
firman 'pahalamu sangat besar' di 15:1 adalah respons langsung atas penolakan harta Sodom di 14:23 — Abraham melepaskan harta besar dan Allah segera mengkonfirmasi bahwa dia akan mendapat yang jauh lebih besar
“...bahwa aku tidak akan mengambil segala sesuatu yang menjadi milikmu, bahkan sehelai benang atau tali sandal sekalipun...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 15:1
✕ Sering dikira
"'Jangan takut' berarti Abraham sedang dalam keadaan ketakutan yang sangat besar saat itu."
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada deskripsi ketakutan Abraham sebelum ayat ini. 'Al tira' bisa bersifat antisipatif — Allah menyatakan bahwa Abraham tidak perlu takut (tentang hal yang mungkin menjadi kekhawatiran: pembalasan koalisi, kehilangan harta, keamanan). Ini bukan diagnosis keadaan emosi Abraham tapi deklarasi proteksi ilahi yang proaktif.
✕ Sering dikira
"'Pahalamu sangat besar' berarti Allah berjanji memberikan harta materi yang besar kepada Abraham sebagai ganti harta Sodom yang dia tolak."
✓ Yang sebenarnya
Konteks pasal 15 menunjukkan bahwa 'pahala' yang dimaksud adalah janji yang lebih fundamental: keturunan (15:4-5) dan tanah (15:18-21). Abraham sendiri merespons bukan dengan pertanyaan tentang harta tapi tentang keturunan (15:2-3). 'Pahala' di sini lebih luas dari kompensasi materiil.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 15:1
Saat kamu merasa takut atau khawatir, ingatlah bahwa Tuhan berjanji menjadi perisaimu dan upah-Nya besar. Percayakan kekhawatiranmu kepada-Nya dan minta kekuatan untuk menghadapi hari ini.
Tuhan, Engkau adalah perisaiku dan upahku yang besar; tolong aku untuk tidak takut dan percaya sepenuhnya kepada-Mu. Amin.