Kegelapan yang mengerikan meliputinya — Abraham tertidur dalam pengalaman mistis yang menakutkan
Kejadian 15:12
Perjanjian Allah dengan Abram
“Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur lelap. Lihatlah, kegelapan yang mengerikan dan dahsyat meliputinya.”Kejadian 15:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan.”Kejadian 15:12 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur nyenyak. Tiba-tiba ia diliputi rasa takut yang amat sangat.”Kejadian 15:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sore hari, ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur nyenyak. Tiba-tiba dalam kegelapan itu, rasa takut yang amat kuat meliputinya.”Kejadian 15:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the sun was going down, a deep sleep fell upon Abram; and, lo, an horror of great darkness fell upon him.”Kejadian 15:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 15:12?
Saat matahari terbenam, Abram tertidur lelap dan mengalami kegelapan yang mengerikan dan dahsyat. Ini adalah pengalaman yang menakutkan, menandakan bahwa perjanjian ini akan membawa penderitaan bagi keturunan Abram.
Latar belakang
Tardemah — tidur ilahi dan kegelapan yang mengerikan: kondisi penglihatan yang paling dalam
Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur lelap. Lihatlah, kegelapan yang mengerikan dan dahsyat meliputinya. 'Tardemah' adalah kata khusus untuk tidur yang dalam — kata yang sama digunakan ketika Allah menidurkan Adam sebelum menciptakan Hawa (Kej. 2:21). Bukan tidur biasa tapi kondisi antara tidur dan penglihatan yang disebabkan oleh Allah. Bersamaan dengan tidur itu: 'kegelapan yang mengerikan dan dahsyat' — kata Ibrani menggunakan dua kata untuk kegelapan yang mengancam ('emah = ngeri, ketakutan; dan khoshekh = kegelapan). Sebelum Allah berbicara, ada kegelapan. Sebelum nubuat yang berat (perbudakan 400 tahun), ada kondisi emosional yang berat. Allah tidak mengeluarkan firman profetis dalam kenyamanan — tapi dalam kondisi yang menunjukkan berat dan seriusnya apa yang akan disampaikan.
Di mana
Di samping lorong binatang yang dibelah — menjelang matahari terbenam
Abraham tertidur lelap ilahi · kegelapan mengerikan yang menyelimuti sebelum firman profetis
Kapan
Sekitar 1875 SM — menjelang matahari terbenam
Transisi dari ritual siang ke penglihatan malam · kondisi tidur ilahi
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang menggambarkan transisi dari siang ke malam — dan dari kesadaran Abraham ke kondisi tidur ilahi yang disertai kegelapan yang mengancam
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mengenal pengalaman penglihatan dan tidur ilahi (tardemah) — kondisi di antara tidur dan penglihatan di mana Allah berbicara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תַּרְדֵּמָה
tardemah · tertidur lelap
Tidur yang sangat dalam/tidur ilahi — tardemah (dari radam = tidur nyenyak; kata benda feminin yang menunjukkan kondisi tidur yang sangat dalam yang diinduksi secara ilahi; berbeda dari shenah = tidur biasa; tiga penggunaan khusus: Adam/Kej.2:21, Abraham/15:12, Saul/1Sam.26:12).
אֵימָה חֲשֵׁכָה
'emah khashekha · kegelapan yang mengerikan
Ketakutan/ngeri dan kegelapan — 'emah (ketakutan, ngeri, terror; dari yare' = takut; kondisi perasaan yang sangat takut); khashekha (kegelapan; dari khashakh = gelap; bukan hanya absennya cahaya tapi suasana kegelapan yang mengancam).
גְדֹלָה
gedolah · dahsyat
Besar, dahsyat, berat — gedolah (feminin dari gadol = besar; modifikator untuk 'emah khashekha; jadi: ketakutan-kegelapan-yang-besar; intensifikasi yang menunjukkan bahwa kondisi ini bukan sekadar 'sedikit takut' tapi sesuatu yang sangat besar dan berat yang menyelimuti Abraham).
Vayehi hashemesh lavo vetardemah nafelah al Avram vehineh 'emah khashekha gedolah nofelat alav (Dan terjadilah matahari mulai terbenam dan tidur ilahi jatuh atas Abraham dan sesungguhnya ketakutan kegelapan besar jatuh atasnya). Waktu terbenam. Tidur ilahi. Kegelapan yang mengerikan. Tiga kondisi yang mempersiapkan Abraham untuk menerima firman profetis terberat: 400 tahun perbudakan yang akan dialami keturunannya. Allah tidak menyampaikan nubuat berat dalam suasana nyaman.
Tahukah kamu
Tardemah — tidur ilahi yang hanya muncul tiga kali dalam Alkitab
Kata 'tardemah' (tidur yang sangat dalam, tidur ilahi) hanya muncul tiga kali yang signifikan dalam Alkitab dengan makna khusus ini: (1) Kejadian 2:21 — Allah menidurkan Adam untuk mengambil tulang rusuknya dan menciptakan Hawa; (2) Kejadian 15:12 — Abraham ditidurkan sebelum menerima penglihatan perjanjian; (3) 1 Samuel 26:12 — tidur TUHAN yang menidurkan Saul dan pasukannya sehingga Daud bisa mengambil tombak tanpa diketahui. Ketiga kasus ini menunjukkan bahwa tardemah bukan tidur biasa tapi kondisi tidur yang diinduksi Allah untuk tujuan ilahi — Adam tidak merasakan penciptaan Hawa, Abraham menerima penglihatan perjanjian, Saul tidak sadar ketika musuhnya mendekat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 15:12
Kejadian 2:21
tardemah yang sama yang melanda Adam sebelum penciptaan Hawa juga melanda Abraham sebelum perjanjian besar — tidur ilahi yang mendahului tindakan Allah yang sangat signifikan
“Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu tulang rusuknya...”
Daniel 8:18
Daniel juga mengalami kondisi tidur yang dalam ketika menerima penglihatan profetis dari malaikat — pola yang sama dengan Abraham di 15:12; kondisi tidur ilahi mendahului wahyu yang berat
“Sementara ia berbicara dengan aku, jatuhlah aku tertidur dengan muka ke bumi; tetapi ia menyentuh aku dan membangunkan aku kembali.”
Keluaran 10:21-22
kegelapan ('emah/khoshekh) yang meliputiNABRAHAM di 15:12 sebelum nubuat perbudakan Mesir adalah 'kegelapan' yang sama temanya dengan kegelapan hukuman kesembilan di Mesir dalam Keluaran 10 — Mesir sebagai tempat kegelapan
“Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa: 'Ulurkanlah tanganmu ke langit, supaya ada kegelapan di tanah Mesir, kegelapan yang dapat diraba.' ...ada kegelapan yang gelap gulita di seluruh tanah Mesir...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 15:12
✕ Sering dikira
"Abraham tertidur karena lelah mengusir burung seharian — ini hanya tidur biasa akibat kelelahan fisik."
✓ Yang sebenarnya
Narator menggunakan kata khusus 'tardemah' (bukan 'shenah' = tidur biasa) yang menunjukkan ini adalah tidur ilahi yang diinduksi oleh Allah. Waktu terjadinya (tepat menjelang matahari terbenam ketika momen perjanjian hampir tiba) dan kondisi yang menyertai (kegelapan mengerikan yang meliputinya) menunjukkan ini adalah kondisi mistis, bukan kelelahan biasa.
✕ Sering dikira
"Kegelapan yang mengerikan berarti Allah marah kepada Abraham."
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi kemarahan Allah. Kegelapan mengerikan mendahului firman profetis tentang perbudakan 400 tahun — kondisi emosional yang sesuai dengan beratnya berita yang akan disampaikan. Sama seperti nabi-nabi sering mengalami kondisi yang berat sebelum menerima nubuat (Yeh. 3:15), Abraham mengalami 'kegelapan yang mengerikan' sebelum nubuat yang berat tentang keturunannya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 15:12
Terkadang Tuhan mengizinkan kita mengalami ketakutan dan kegelapan untuk mempersiapkan kita menghadapi tantangan. Jangan takut; Tuhan tetap hadir dalam kegelapan itu.
Tuhan, saat aku mengalami masa-masa gelap, peganglah tanganku dan berikan aku keberanian untuk percaya pada-Mu. Amin.