Orang Amori, Kanaan, Girgasi, Yebus — empat bangsa terakhir menutup pasal perjanjian yang paling dramatis
Kejadian 15:21
Perjanjian Allah dengan Abram
“orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi, dan orang Yebus.””Kejadian 15:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."”Kejadian 15:21 · TB
Terjemahan Baru
“Amori, Kanaan, Girgasi dan Yebus."”Kejadian 15:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(15:19)”Kejadian 15:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Amorites, and the Canaanites, and the Girgashites, and the Jebusites.”Kejadian 15:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 15:21?
Ayat ini menyebutkan suku-suku terakhir yang mendiami tanah Kanaan: orang Amori, Kanaan, Girgasi, dan Yebus. Ini melengkapi daftar sepuluh suku yang akan diusir. Penjelasan ini menunjukkan bahwa Tuhan akan memberikan tanah itu kepada keturunan Abram, meneguhkan perjanjian yang dibuat-Nya dengan Abram.
Latar belakang
Ve'et ha'Emori ve'et haKenani ve'et haGirgashi ve'et haYevusi — empat bangsa terakhir menutup perjanjian tanah yang komprehensif
Orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi, dan orang Yebus. Empat bangsa terakhir dari sepuluh yang disebutkan dalam perjanjian tanah (15:19-21). Keempat bangsa ini adalah yang paling sering disebut dalam konteks penaklukan Kanaan: Amori dan Kanaan adalah nama yang paling umum untuk penghuni tanah; Girgasi jarang disebut sendiri; Yebus adalah penghuni Yerusalem kuno — nama kota sebelum Daud merebutnya. Daftar sepuluh bangsa ini menutup pasal 15 dengan gambaran yang menyeluruh: tanah yang dijanjikan sudah berpenghuni, penghuninya banyak dan beragam, tapi keturunan Abraham akan mendapatkannya pada waktunya.
Di mana
Dalam penglihatan
Penutup daftar bangsa penghuni tanah — akhir dari pasal perjanjian yang dramatis
Kapan
Sekitar 1875 SM
Penutup pasal 15 — akhir dari ritual perjanjian dan nubuat malam yang dramatis
Yang berbicara
TUHAN (Allah)
Allah yang menutup daftar sepuluh bangsa penghuni tanah perjanjian dengan empat kelompok yang paling sering disebut dalam narasi Alkitab tentang penaklukan Kanaan
Kepada
Abram dalam tidur ilahi
Abraham yang menerima gambaran lengkap tentang siapa yang mendiami tanah yang dijanjikan — daftar yang akan kembali relevan 400+ tahun kemudian ketika keturunannya masuk Kanaan di bawah Yosua
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְאֶת הָאֱמֹרִי
ve'et ha'Emori · orang Amori
Dan orang Amori — ha'Emori (dalam Alkitab kadang digunakan sebagai nama umum untuk semua penghuni Kanaan, kadang sebagai satu kelompok spesifik; nama yang digunakan dalam teks Akkadia dan Mesir untuk penduduk Suriah-Palestina; Og raja Basan dan Sihon raja Hesybon keduanya disebut raja Amori).
וְאֶת הַכְּנַעֲנִי
ve'et haKenani · orang Kanaan
Dan orang Kanaan — haKenani (dari Kena'an = putra Ham, Kej. 10:6; Kanaan sebagai nama wilayah dan nama kelompok etnis; dalam Alkitab sering digunakan sebagai nama umum untuk semua penghuni tanah yang dijanjikan; dalam teks Ugarit dan Mesir, nama Kena'an digunakan untuk wilayah Palestina-Fenisia).
וְאֶת הַיְבוּסִי
ve'et haYevusi · orang Yebus
Dan orang Yebus — haYevusi (dari Yebus = nama kuno Yerusalem sebelum Daud; orang Yebus = penghuni Yerusalem kuno; nama terakhir dalam daftar 10 bangsa; kota Yebus baru direbut Daud ~1004 SM; Arauna si Yebus menjual area perontok yang menjadi lokasi Bait Allah, 2 Sam. 24:18-24).
Ve'et ha'Emori ve'et haKenani ve'et haGirgashi ve'et haYevusi (Dan orang Amori dan orang Kanaan dan orang Girgasi dan orang Yebus). Empat nama terakhir menutup daftar sepuluh bangsa penghuni tanah perjanjian. Nama-nama yang akan menjadi sangat familiar bagi keturunan Abraham 400 tahun kemudian. Pasal 15 dimulai dengan jangan takut (15:1) dan berakhir dengan daftar bangsa yang akan diwarisi keturunan Abraham — lingkaran penuh dari janji ke rincian konkret.
Tahukah kamu
Yebus = Yerusalem kuno — kota yang baru berhasil direbut Israel lebih dari 600 tahun setelah perjanjian ini
Orang Yebus yang disebutkan terakhir dalam daftar 15:21 adalah penghuni Yerusalem kuno — kota yang mereka sebut Yebus. Hakim 1:21 mencatat: 'Bani Benyamin tidak menghalau orang Yebus yang diam di Yerusalem.' Yebus/Yerusalem baru berhasil direbut oleh Daud sekitar 1004 SM (2 Sam. 5:6-9) — lebih dari 600 tahun setelah perjanjian Abraham di pasal 15. Daud menamainya Kota Daud. Arauna si Yebus kemudian menjual area perontok gandum yang menjadi lokasi Bait Allah (2 Sam. 24:18-24). Orang Yebus — bangsa terakhir dalam daftar perjanjian Abraham — menjadi bangsa terakhir yang benar-benar ditaklukkan Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 15:21
Yosua 3:10
Yosua menyebut tujuh bangsa yang harus dihalau — termasuk Amori, Kanaan, Girgasi, Yebus dari daftar 15:21; penaklukan Yosua adalah penggenapan perjanjian yang Allah buat di pasal 15
“Yosua berkata pula: 'Dengan ini kamu akan mengetahui bahwa Allah yang hidup ada di tengah-tengah kamu dan bahwa Ia pasti akan menghalau dari hadapanmu orang Kanaan, orang Het, orang Hewi, orang Feris, orang Girgasi, orang Amori dan orang Yebus.'”
2 Samuel 5:6-7
orang Yebus (bangsa terakhir dalam daftar 15:21) baru berhasil ditaklukkan oleh Daud — penutupan paling dramatis dari janji yang dimulai di perjanjian Abraham; Yebus menjadi Kota Daud dan lokasi Bait Allah
“Kemudian raja beserta orang-orangnya pergi ke Yerusalem untuk memerangi orang Yebus... Daud merebut benteng Sion, itulah Kota Daud.”
Nehemia 9:7-8
Nehemia dalam doa bersejarahnya mengingat perjanjian 15:19-21 secara eksplisit dan mengkonfirmasi bahwa janji tanah kepada keturunan Abraham adalah isi inti dari perjanjian Abraham
“Engkaulah TUHAN Allah yang memilih Abram... dan mengadakan perjanjian dengan dia untuk memberikan negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Yebus dan orang Girgasi kepada keturunannya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 15:21
✕ Sering dikira
"Karena beberapa bangsa dalam daftar 15:19-21 tidak bisa diidentifikasi secara arkeologis, daftar ini adalah daftar fiktif."
✓ Yang sebenarnya
Sebagian besar bangsa dalam daftar ini sudah diidentifikasi: orang Het dikonfirmasi dari catatan Anatolia, orang Kanaan dari teks Ugarit dan Mesir, orang Amori dari teks Mari dan Akkadia, orang Yebus dari nama kota Yerusalem pra-Israel. Keterbatasan arkeologi tidak sama dengan bukti ketidakakuratan.
✕ Sering dikira
"Perintah untuk menghalau bangsa-bangsa ini menunjukkan Allah tidak peduli pada bangsa-bangsa lain."
✓ Yang sebenarnya
Teks 15:19-21 adalah janji tanah dalam konteks perjanjian, bukan pernyataan nilai tentang bangsa-bangsa lain. Penghakiman atas mereka didasarkan pada kejahatan mereka (15:16), bukan etnis. Alkitab juga mencatat bahwa orang asing seperti Rahab (Yos. 2) dan orang Gibeon (Yos. 9) bisa diintegrasikan ke dalam komunitas Israel.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 15:21
Ketika Tuhan berjanji, Dia tidak pernah lupa. Meski penggenapan butuh waktu, kita bisa hidup dengan kepastian bahwa Tuhan setia. Biarkan janji-Nya memberi kita harapan dan ketekunan.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk berpegang pada janji-Mu dan hidup setia sambil menantikan penggenapan-Mu. Amin.