Anak Ajaib di Takhta Daud
Yesaya 9:7
Terang bagi Bangsa yang Gelap
“(9-6) Peningkatan pemerintahan dan perdamaian-Nya tidak akan berakhir, atas takhta Daud dan atas kerajaan-Nya, untuk mendirikan dan menopang kerajaan itu dengan keadilan dan kebenaran, mulai hari itu sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan membuat hal ini terjadi!”Yesaya 9:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(9-6) Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.”Yesaya 9:7 · TB
Terjemahan Baru
“(9-6) Ia memerintah sebagai raja keturunan Daud, kekuasaannya sangat besar. Negerinya selalu damai sejahtera; pemerintahannya didasarkan atas hukum dan keadilan sekarang dan selama-lamanya. TUHAN Yang Mahakuasa pasti melaksanakannya.”Yesaya 9:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Of the increase of his government and peace there shall be no end, upon the throne of David, and upon his kingdom, to order it, and to establish it with judgment and with justice from henceforth even for ever. The zeal of the LORD of hosts will perform this.”Yesaya 9:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 9:7?
Ayat ini adalah kelanjutan dari janji kelahiran Mesias. Ini menegaskan bahwa pemerintahan-Nya akan terus bertambah dan damai-Nya tidak berkesudahan, memerintah di atas takhta Daud dengan keadilan dan kebenaran selamanya. Semua ini akan terjadi karena kasih dan kesetiaan TUHAN semesta alam, yang bersungguh-sungguh untuk mewujudkannya. Ini adalah jaminan bahwa rencana keselamatan Allah pasti digenapi.
Latar belakang
Janji Takhta Daud
Yesaya menubuatkan kelahiran seorang Anak yang akan memerintah dengan adil dan damai. Pemerintahan-Nya tidak akan berakhir, dan Allah sendiri akan memastikan hal itu terjadi.
Di mana
Yerusalem
Kota Yehuda, zaman kerajaan terpecah
Kapan
~733 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~740–680 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang sedang dalam ancaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִשְׂרָה
misrah · pemerintahan
kekuasaan atau otoritas untuk memerintah
שָׁלוֹם
shalom · perdamaian
damai sejahtera yang menyeluruh, bukan sekadar tidak ada perang
קִנְאָה
qin'ah · kecemburuan
semangat atau gairah yang berkobar untuk membela nama dan umat-Nya
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa damai sejahtera yang dijanjikan bukanlah hasil usaha manusia, melainkan berasal dari pemerintahan Ilahi yang didorong oleh kecemburuan Allah yang penuh kasih terhadap umat-Nya.
Tahukah kamu
Nama yang Panjang
Dalam tradisi Yahudi, nama-nama ini sering dianggap sebagai gelar, bukan nama pribadi, dan beberapa kalangan memahaminya sebagai penggambaran sifat Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:7
Lukas 1:32-33
penggenapan takhta
“Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi... dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya.”
Mazmur 2:6
otoritas raja
“Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus.”
Yesaya 37:32
kecemburuan Allah
“Sebab dari Yerusalem akan keluar sisa orang-orang yang terluput... kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 9:7
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa nubuat ini hanya tentang raja duniawi seperti Hizkia.
✓ Yang sebenarnya
Nubuat ini melampaui Hizkia; penggenapan sempurna ada pada Yesus, Raja Damai yang kekal.
✕ Sering dikira
Memahami 'kecemburuan' sebagai sifat iri yang negatif.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, kecemburuan Allah adalah kesetiaan yang membara dan komitmen untuk memulihkan umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 9:7
Kita bisa hidup dengan penuh harapan karena pemerintahan Allah pasti tegak, tidak peduli seberapa kacau dunia ini. Saat kita menghadapi ketidakadilan atau kekacauan, kita dapat berpegang pada janji bahwa Allah akan menegakkan keadilan dan kebenaran selama-lamanya melalui Kristus.
Tuhan, terima kasih untuk janji pemerintahan-Mu yang kekal; tolong saya untuk hidup dalam harapan akan damai sejahtera-Mu yang sempurna. Amin.