Yesaya 9:1
“(8-23) Namun, tidak akan ada lagi kesuraman bagi dia yang dahulu berada dalam kesusahan. Dahulu, Dia memandang rendah tanah Zebulon dan tanah Naftali, tetapi pada kemudian hari, Dia akan memuliakan jalan dekat laut di seberang Sungai Yordan, yaitu Galilea, daerah bangsa-bangsa asing.”Yesaya 9:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(8-23) Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain.”Yesaya 9:1 · TB
Terjemahan Baru
“(8-23) Tetapi tidak untuk selamanya negeri itu mengalami kesesakan. Daerah yang didiami suku-suku Zebulon dan Naftali pernah dianggap rendah oleh TUHAN. Tetapi di masa yang akan datang, Ia akan memberi kehormatan kepada seluruh wilayah dari Laut Tengah ke timur sampai seberang Sungai Yordan, bahkan sampai Galilea yang didiami orang asing.”Yesaya 9:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nevertheless the dimness shall not be such as was in her vexation, when at the first he lightly afflicted the land of Zebulun and the land of Naphtali, and afterward did more grievously afflict her by the way of the sea, beyond Jordan, in Galilee of the nations.”Yesaya 9:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 9:1?
Yesaya 9:1 berbicara tentang harapan bagi wilayah Zebulon dan Naftali yang dulunya diremehkan, tetapi akan dimuliakan. Ini menunjuk pada zaman Mesias yang membawa terang dan pemulihan bagi daerah yang penuh kegelapan, khususnya Galilea yang kemudian menjadi pusat pelayanan Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 9:1
Saat kita merasa diremehkan atau berada dalam masa sulit, ingatlah bahwa Tuhan sanggup mengubah keadaan. Daerah yang tadinya tidak dihargai bisa menjadi tempat berkat besar. Jangan berkecil hati, karena Tuhan punya rencana untuk memulihkan kita.
Tuhan, terima kasih karena Engkau sanggup memulihkan daerah yang gelap, termasuk hidupku. Amin.