Sukacita yang Melimpah
Yesaya 9:3
Terang di Tengah Kegelapan
PerikopKelahiran Raja Damai · Yesaya 9:1-7 →“(9-2) Engkau telah melipatgandakan bangsa itu, Engkau menambahkan sukacita mereka. Mereka akan bergembira di hadapan-Mu seperti kegembiraan pada waktu panen, seperti orang-orang bergirang saat mereka membagi-bagi barang jarahan.”Yesaya 9:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(9-2) Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu Yesaya 9.4–8 32 panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.”Yesaya 9:3 · TB
Terjemahan Baru
“(9-2) TUHAN, Kauberi mereka sukacita besar, Kaubuat mereka bersorak-sorai. Mereka gembira karena kebaikan-Mu, seperti orang yang bersukaria waktu mengumpulkan panenan, atau membagi jarahan.”Yesaya 9:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou hast multiplied the nation, and not increased the joy: they joy before thee according to the joy in harvest, and as men rejoice when they divide the spoil.”Yesaya 9:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 9:3?
Yesaya 9:3 membandingkan sukacita orang percaya dengan kegembiraan saat panen dan saat membagi jarahan perang. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan kemenangan dan berkat yang melimpah, sehingga umat-Nya bersorak karena kebebasan dari penindasan.
Latar belakang
Sukacita karena Pembebasan
Ayat ini berbicara tentang sukacita yang besar, seperti saat panen atau ketika tentara membagi jarahan. Ini menggambarkan kegembiraan yang luar biasa ketika Tuhan melipatgandakan bangsa dan memberikan kemenangan.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau tempat umum, saat menyampaikan nubuat
Kapan
~735 SM
Periode kerajaan terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~740-680 SM, penasihat raja
Kepada
Bangsa Yehuda dan Israel
Umat pilihan yang sedang menghadapi ancaman Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָבָה
ravah · melipatgandakan
menjadi banyak atau besar, juga berarti memperbesar jumlah atau kebahagiaan
שִׂמְחָה
simkhah · sukacita
kegembiraan, sukacita yang meluap, sering dipakai dalam konteks perayaan
קָצִיר
qatsir · panen
musim menuai, saat menuai hasil, melambangkan berkat dan pemeliharaan Tuhan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa sukacita sejati berasal dari Tuhan yang melipatgandakan (ravah) umat-Nya. Simkhah (kegembiraan) digambarkan seperti qatsir (panen), yang adalah hasil kerja dan berkat. Ini mengajarkan bahwa sukacita bukan dari diri sendiri, tetapi dari Tuhan.
Tahukah kamu
Panen dan Perang
Dalam budaya Israel kuno, panen adalah saat sukacita besar karena kelimpahan. Membagi jarahan juga adalah momen kemenangan. Keduanya menggambarkan kebahagiaan yang total dan komunal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:3
Mazmur 126:5-6
Sukacita setelah penantian
“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata akan menuai dengan bersorak-sorai.”
Yohanes 16:20
Sukacita dari Tuhan
“Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.”
Yesaya 35:10
Sukacita di akhir zaman
“Mereka akan mendapat sukacita dan kegembiraan, dan kesedihan serta keluh kesah akan menjauh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 9:3
✕ Sering dikira
Ada yang mengira sukacita ini hanya bersifat emosional dan sementara, tidak berakar pada karya Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Sukacita ini adalah respon terhadap tindakan Tuhan yang nyata, yaitu pembebasan.
✕ Sering dikira
Beberapa orang membedakan 'sukacita panen' dan 'sukacita jarahan' sebagai dua hal yang terpisah.
✓ Yang sebenarnya
Keduanya gambaran paralel untuk menunjukkan besarnya sukacita, bukan dua jenis sukacita yang berbeda.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 9:3
Sukacita sejati datang dari Tuhan yang memberi kemenangan atas musuh-musuh kita, baik secara fisik maupun rohani. Saat kita mengalami kemenangan, jangan lupa bersyukur dan merayakannya bersama Tuhan. Kemenangan itu nyata dan bisa kita nikmati.
Tuhan, ajari aku untuk bersukacita dalam kemenangan yang Engkau berikan, dan murah hati membaginya dengan orang lain. Amin.