Sisa yang Kudus

Yesaya 6:12

Panggilan Yesaya dan Misi yang Sulit

TUHAN membuang jauh orang-orang itu sehingga tempat-tempat yang ditinggalkan akan banyak di negeri itu.

Yesaya 6:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 6:12?

Tuhan akan membuang bangsa itu ke pembuangan, dan banyak tempat akan menjadi sunyi. Ini adalah hukuman yang adil atas dosa, tetapi di tengah hukuman, ada janji bahwa tunggul (sisa) akan tetap ada, yaitu benih suci.

Latar belakang

Janji di tengah hukuman

Setelah menggambarkan kehancuran, Tuhan menyebutkan bahwa seperti pohon yang ditebang masih ada tunggul, demikianlah akan ada sisa yang kudus.

Di mana

Bait Suci Yerusalem

Dalam penglihatan, kontras dengan kehancuran

Kapan

~740 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Raja Uzia
Kelahiran Yesus Kristus
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Tuhan semesta alam, menjelaskan tentang sisa

Y

Kepada

Yesaya

Nabi yang mendengar firman Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַצֶּבֶת

matstsevet · tunggul

tunggul, tiang, pilar

זֶרַע

zera · benih

benih, keturunan, benih yang menghasilkan

קֹדֶשׁ

qodesh · kudus

kudus, dipisahkan

Benih kudus adalah sisa yang dipisahkan, membawa harapan pemulihan.

Tahukah kamu

Tunggul dan Mesias

Tunggul ini sering ditafsirkan sebagai akar dari keluarga Daud yang akan menghasilkan Mesias, seperti dalam Yesaya 11.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 6:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 6:12

✕  Sering dikira

Tunggul berarti tidak ada harapan sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Justru tunggul adalah tanda bahwa kehidupan akan muncul kembali.

✕  Sering dikira

Sepersepuluh umat berarti hanya sedikit yang selamat.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan proporsi sisa yang kemudian menjadi benih pemulihan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 6:12

Meskipun kita menuai akibat dosa, Tuhan selalu menyisakan harapan. Hari ini, mari kita pegang janji-Nya bahwa dari kehancuran sekalipun, Tuhan sanggup menumbuhkan kehidupan baru.

Ya Tuhan, di tengah kehancuran, aku percaya Engkau menyisakan benih harapan; tolong aku untuk setia menantikan pemulihan-Mu. Amin.