Sion merasa ditinggalkan
Yesaya 49:14
Penghiburan bagi Sion
“Akan tetapi, Sion berkata, “TUHAN telah mengabaikan aku; Tuhanku telah melupakan aku.””Yesaya 49:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."”Yesaya 49:14 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi penduduk Yerusalem berkata, "TUHAN sudah meninggalkan kita, TUHAN kita sudah melupakan kita."”Yesaya 49:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But Zion said, The LORD hath forsaken me, and my Lord hath forgotten me.”Yesaya 49:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 49:14?
Sion, yang mewakili umat Israel, mengeluh bahwa Tuhan telah meninggalkan dan melupakan mereka. Ini adalah ungkapan keputusasaan yang jujur di hadapan Tuhan, menunjukkan bahwa bahkan umat pilihan pun bisa merasa ditinggalkan.
Latar belakang
Keluhan kesepian Sion
Meski Tuhan berjanji menghibur, Sion merasa diabaikan dan dilupakan. Ini mencerminkan keputusasaan umat yang menderita, meragukan kasih Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, di tengah reruntuhan
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Sion
Personifikasi kota Yerusalem dan umatnya
Kepada
Allah
Tuhan yang setia pada perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָזַב
azav · ditinggalkan
meninggalkan, membiarkan, melepaskan
שָׁכַח
shakhakh · melupakan
tidak mengingat, mengabaikan
אֲדֹנָי
Adonai · Tuhan
Tuan, pemilik, sebutan untuk Allah
Kata azav dan shakhakh menunjukkan perasaan ditinggalkan total, tetapi penggunaan Adonai menegaskan hubungan pribadi, menggarisbawahi bahwa keluhan ini lahir dari rasa kehilangan intimitas.
Tahukah kamu
Sion adalah benteng kuno
Sion awalnya merujuk pada benteng Yebus yang direbut Daud, lalu menjadi sinonim untuk Yerusalem dan umat Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 49:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 49:14
✕ Sering dikira
Allah benar-benar melupakan umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ini perasaan manusia, tetapi Tuhan tak pernah lupa.
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan keraguan terhadap kesetiaan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan kejujuran doa, tetapi bukan kebenaran.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 49:14
Kita boleh datang kepada Tuhan dengan segala perasaan kita, termasuk rasa kecewa dan ragu. Tuhan tidak marah saat kita bertanya di mana Dia; justru Dia ingin kita mengakui perasaan kita dan membawanya kepada-Nya.
Bapa, saat aku merasa Engkau jauh, tolong aku untuk tetap jujur dan percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkanku. Amin.