Mengapa Engkau Melupakan Kami?

Ratapan 5:20

Ratapan di Sisa-sisa Kota

Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami begitu lama?

Ratapan 5:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 5:20?

Ayat ini adalah pertanyaan penuh kepedihan: mengapa Tuhan sepertinya melupakan dan meninggalkan umat-Nya untuk waktu yang lama? Ini menunjukkan kejujuran dalam berdoa, mengakui perasaan ditinggalkan tetapi tetap berteriak kepada Tuhan.

Latar belakang

Pertanyaan yang Mengguncang Iman

Dari pernyataan iman, penyair jatuh ke dalam pertanyaan yang jujur dan pedih. Dia bergumul mengapa Allah seolah-olah melupakan umat-Nya untuk waktu yang lama. Ini adalah doa yang tidak takut untuk menyuarakan keraguan di hadapan Allah.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota, saat berkabung

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penyair Ratapan

Orang Yehuda yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, ~587 SM

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang diyakini setia pada perjanjian-Nya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָמָה

lamah · Mengapa

Kata tanya yang menanyakan alasan, sering kali dalam doa ratapan.

שָׁכַח

shakach · melupakan

Lupa, mengabaikan, atau tidak mengingat; sering kali berarti tidak bertindak sesuai perjanjian.

עָזַב

azav · meninggalkan

Meninggalkan, membiarkan, atau mengabaikan.

Penyair menggunakan dua kata yang kuat: 'melupakan' dan 'meninggalkan'. Ini menunjukkan perasaan ditinggalkan total, tetapi dengan mengajukan pertanyaan, dia tetap berhubungan dengan Allah.

Tahukah kamu

Kata 'Melupakan' dalam Bahasa Ibrani

Kata Ibrani 'shakach' juga digunakan dalam Ulangan 4:31, di mana Allah berjanji 'tidak akan melupakan' perjanjian-Nya. Jadi pertanyaan ini mengguncang janji itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 5:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 5:20

✕  Sering dikira

Pertanyaan ini berarti penyair tidak percaya Allah itu baik.

✓  Yang sebenarnya

Justru pertanyaan itu muncul dari iman yang bergumul; dia masih berbicara kepada Allah, bukan berpaling dari-Nya.

✕  Sering dikira

Allah benar-benar melupakan umat-Nya selamanya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah ungkapan perasaan, bukan pernyataan teologis; Allah tidak pernah melupakan umat-Nya, tetapi kadang kita merasa demikian.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 5:20

Jangan takut untuk mengungkapkan kekecewaanmu kepada Tuhan. Dia sanggup menanggung pertanyaan-pertanyaanmu yang paling sulit, dan justru dalam kejujuran itulah hubunganmu dengan-Nya semakin dalam.

Tuhan, saat aku merasa Kau melupakan aku, ingatkanlah aku bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan anak-anak-Mu. Amin.