Yesaya 44:15
“Kemudian, pohon itu menjadi bahan bakar bagi manusia, dia mengambil sebagian untuk menghangatkan dirinya sendiri. Dia menyalakan api dan membakar roti. Dia membuat ilah dan menyembahnya, dia membuatnya menjadi patung ukiran dan sujud menyembah di hadapannya!”Yesaya 44:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.”Yesaya 44:15 · TB
Terjemahan Baru
“Sebagian dari pohon itu dijadikan kayu bakar untuk berdiang dan membakar roti dan memanggang daging, lalu puaslah ia. Ia berdiang dan berkata, "Wah, enak benar dan hangat! Sungguh menyenangkan api ini!" Sisa kayu itu dipakainya untuk membuat patung. Ia tunduk menyembahnya dan berdoa, "Engkaulah ilahku, selamatkanlah aku!"”Yesaya 44:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then shall it be for a man to burn: for he will take thereof, and warm himself; yea, he kindleth it, and baketh bread; yea, he maketh a god, and worshippeth it; he maketh it a graven image, and falleth down thereto.”Yesaya 44:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 44:15?
Manusia memakai sebagian kayu untuk bahan bakar memasak dan menghangatkan diri, lalu sisa kayu yang sama dijadikan ilah untuk disembah. Ini menunjukkan kebodohan menyembah benda mati yang justru berasal dari ciptaan manusia sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 44:15
Ironis: kita memakai berkat Tuhan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi lupa bersyukur dan malah menyembah berkat itu sendiri. Mari belajar melihat Tuhan di balik semua yang kita nikmati, dan jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai tujuan akhir.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap bodoh yang menyembah ciptaan-Mu; mampukan aku untuk selalu bersyukur dan menyembah-Mu saja. Amin.