Sebagian kayu membakar roti, sebagian jadi allah
Yesaya 44:15
Kebodohan Berhala dan Kasih Sang Penebus
PerikopAllah Palsu Tidak Berguna · Yesaya 44:9-20 →“Kemudian, pohon itu menjadi bahan bakar bagi manusia, dia mengambil sebagian untuk menghangatkan dirinya sendiri. Dia menyalakan api dan membakar roti. Dia membuat ilah dan menyembahnya, dia membuatnya menjadi patung ukiran dan sujud menyembah di hadapannya!”Yesaya 44:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.”Yesaya 44:15 · TB
Terjemahan Baru
“Sebagian dari pohon itu dijadikan kayu bakar untuk berdiang dan membakar roti dan memanggang daging, lalu puaslah ia. Ia berdiang dan berkata, "Wah, enak benar dan hangat! Sungguh menyenangkan api ini!" Sisa kayu itu dipakainya untuk membuat patung. Ia tunduk menyembahnya dan berdoa, "Engkaulah ilahku, selamatkanlah aku!"”Yesaya 44:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then shall it be for a man to burn: for he will take thereof, and warm himself; yea, he kindleth it, and baketh bread; yea, he maketh a god, and worshippeth it; he maketh it a graven image, and falleth down thereto.”Yesaya 44:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 44:15?
Manusia memakai sebagian kayu untuk bahan bakar memasak dan menghangatkan diri, lalu sisa kayu yang sama dijadikan ilah untuk disembah. Ini menunjukkan kebodohan menyembah benda mati yang justru berasal dari ciptaan manusia sendiri.
Latar belakang
Api yang menghangatkan dan membakar
Yesaya mengkontraskan penggunaan kayu yang sama: sebagian untuk memasak dan menghangatkan diri, sebagian untuk membuat allah dan sujud menyembahnya. Ini menunjukkan absurditas menyembah benda yang bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuatan di masa pembuangan
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang memakai ironi tajam untuk menyadarkan umat.
Kepada
Israel
Umat yang buta akan kebodohan mereka.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָצַת
yatsat · menyalakan api
menyalakan atau membakar
אָפָה
afah · membakar roti
memanggang atau membakar makanan
שָׁחָה
shachah · menyembah
sujud atau menyembah
Kata 'menyembah' berasal dari akar yang berarti 'sujud'; manusia yang seharusnya sujud kepada Allah malah sujud kepada kayu yang sama dengan kayu bakar—kontras yang menyedihkan.
Tahukah kamu
Tuhan dianggap 'bahan bakar'
Tukang kayu memakai kayu yang sama untuk api dan patung—ini seperti memanfaatkan Tuhan untuk kebutuhan pribadi, bukan menyembah-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 44:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 44:15
✕ Sering dikira
Ayat ini mengecam penggunaan kayu bakar.
✓ Yang sebenarnya
Tidak, kayu bakar itu wajar; yang dikecam adalah menyembah sisa kayu.
✕ Sering dikira
Orang itu munafik karena menyembah dan memasak.
✓ Yang sebenarnya
Ironi justru: dia tidak melihat bahwa patung itu dari kayu yang sama; bukan munafik, tapi bodoh.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 44:15
Ironis: kita memakai berkat Tuhan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi lupa bersyukur dan malah menyembah berkat itu sendiri. Mari belajar melihat Tuhan di balik semua yang kita nikmati, dan jangan menjadikan hal-hal duniawi sebagai tujuan akhir.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap bodoh yang menyembah ciptaan-Mu; mampukan aku untuk selalu bersyukur dan menyembah-Mu saja. Amin.