Sujud di Hadapan Kayu

Yesaya 44:17

Kebodohan Menyembah Berhala

Sisa kayunya dibuatnya menjadi satu allah, patung ukirannya, dan dia sujud di hadapannya dan memujanya. Dia berdoa kepadanya dan berkata, “Selamatkan aku karena kamu adalah Allahku!”

Yesaya 44:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 44:17?

Sisa kayu dijadikan allah dan manusia sujud menyembahnya, berdoa meminta keselamatan dari patung buatannya sendiri. Ini menunjukkan betapa tidak masuk akalnya berharap kepada benda mati yang tidak bisa menolong.

Latar belakang

Permohonan yang Sia-sia

Setelah memakai sebagian kayu untuk keperluan sehari-hari, tukang itu mengambil sisa kayunya untuk membuat patung allah. Dia sujud menyembah dan berdoa minta keselamatan, padahal patung itu tidak bisa berbuat apa-apa. Ini menunjukkan betapa bodohnya manusia yang menggantungkan hidup pada benda mati.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks kotbah nabi, mungkin di Bait Suci atau pasar

Kapan

~700 SM

Monarki Akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan atas penyembahan berhala
Penghiburan dan pemulihan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~700 SM, melayani di Yehuda

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang tergoda menyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵל

el · allah

ilah, allah

שָׁחָה

shachah · sujud

sujud, menyembah

יָשַׁע

yasha · selamatkan

menyelamatkan, memberi kemenangan

Kata-kata ini menunjukkan ironi: 'el' (allah) yang disembah dengan 'shachah' (sujud) tidak bisa 'yasha' (menyelamatkan). Ini kontras dengan Tuhan yang benar yang menyelamatkan umat-Nya.

Tahukah kamu

Bahkan Tidak Bisa Menyala

Patung yang dibuat dari sisa kayu tidak hanya tidak bisa menyelamatkan, tetapi juga tidak bisa memberikan panas atau cahaya seperti kayu bakar yang lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 44:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 44:17

✕  Sering dikira

Orang yang menyembah berhala adalah orang bodoh yang tidak berpendidikan.

✓  Yang sebenarnya

Semua orang bisa terjebak dalam berhala, termasuk orang berpendidikan.

✕  Sering dikira

Berhala hanya berupa patung fisik.

✓  Yang sebenarnya

Berhala bisa berupa apa saja yang kita andalkan lebih dari Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 44:17

Kita mungkin tidak menyembah patung, tetapi bisa saja kita berharap kepada hal-hal lain seperti uang, popularitas, atau orang lain untuk menyelamatkan kita. Mari periksa di mana kita menaruh harapan kita; hanya Tuhan yang layak menerima doa dan penyembahan kita.

Ya Tuhan, hanya Engkau yang berkuasa menyelamatkan; jauhkan aku dari berharap kepada hal-hal yang fana. Amin.