Membuka Surat di Hadapan Tuhan

Yesaya 37:14-20

Hizkia Berdoa kepada TUHAN

Latar belakang

Menyerahkan Masalah kepada Allah

Hizkia menerima surat ancaman dari Sanherib, membacanya, lalu pergi ke Bait Suci dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN. Ini adalah tindakan simbolis: menyerahkan masalah sepenuhnya kepada Allah.

Di mana

Yerusalem

Di dalam Bait Suci, di hadapan tabut

Kapan

~701 SM

Kerajaan Terpecah (Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Sanherib
Doa mendatangkan jawaban
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hizkia

Raja Yehuda yang saleh, umur ~39 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang hidup

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 37:14-20 Ayat per Ayat

Yesaya 37:14

Hizkia menerima surat ancaman dari raja Asyur dan membawanya ke Bait TUHAN, membentangkan surat itu di hadapan Allah. Ini menunjukkan tindakan iman yang konkret: menyerahkan masalah kepada Tuhan dalam doa. Hizkia tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:15

Hizkia berdoa kepada TUHAN dengan sungguh-sungguh. Doanya dimulai dengan pengakuan bahwa TUHAN adalah Allah semesta alam, yang bertakhta di atas kerubim, satu-satunya Allah atas semua kerajaan di bumi, dan Pencipta…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:16

Doa Hizkia mengakui bahwa TUHAN adalah Allah yang hidup, bertakhta di atas kerubim, yang menjadikan langit dan bumi. Ini adalah pernyataan iman bahwa Allah Israel berbeda dari ilah-ilah bangsa lain: Dia adalah Pencipta…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:17

Hizkia memohon agar TUHAN mendengarkan perkataan Sanherib yang menghujat Allah yang hidup. Dia meminta Allah untuk melihat dan mendengar. Ini menunjukkan bahwa Hizkia tahu bahwa Allah memperhatikan doa umat-Nya dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:18

Hizkia mengakui bahwa raja-raja Asyur memang telah memusnahkan banyak bangsa dan negeri, serta membuang ilah-ilah mereka ke dalam api. Ini adalah pengakuan akan kekuatan Asyur, tetapi juga menjadi dasar untuk memohon…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:19

Ayat ini menegaskan bahwa ilah-ilah bangsa lain bukanlah Allah yang sejati, melainkan buatan manusia dari kayu dan batu, sehingga mudah dibinasakan. Hizkia mengakui bahwa hanya TUHAN yang layak disembah dan bahwa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 37:20

Hizkia berdoa memohon keselamatan dari tangan raja Asyur, dengan tujuan agar semua kerajaan di bumi mengetahui bahwa hanya TUHAN yang adalah Allah. Ini adalah doa yang berpusat pada kemuliaan Allah, bukan sekadar…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 37 selengkapnya