Pertanyaan yang mengusik

Yesaya 55:2

Mengapa Membuang Uang?

Mengapa kamu menggunakan uangmu untuk sesuatu yang bukan roti, dan jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkan Aku baik-baik, dan makanlah apa yang baik. senangkanlah jiwamu dalam hidangan berlemak.

Yesaya 55:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 55:2?

Ayat ini menantang kita: mengapa kita membuang waktu, tenaga, dan uang untuk hal-hal yang tidak memberi kepuasan sejati? Tuhan mengundang kita untuk mendengarkan Dia dan menikmati makanan rohani yang terbaik, yang memberikan kepuasan dan kehidupan sejati.

Latar belakang

Mengapa mencari yang sia-sia?

Allah mempertanyakan pengorbanan umat untuk hal-hal yang tidak memberi kepuasan sejati. Mereka bekerja keras untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan, padahal Allah menawarkan yang terbaik.

Di mana

Yerusalem

Lanjutan nubuat, suasana teatrikal

Kapan

~700 SM

Penghakiman dan pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Tuhan
Janji perjanjian
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan Allah

Allah yang menegur umat-Nya yang tersesat

O

Kepada

Orang-orang percaya

Umat yang bekerja keras untuk hal yang sia-sia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תִּשְׁקְלוּ כֶּסֶף

tishkelu kesef · menggunakan uangmu

menimbang uang atau membayar untuk sesuatu.

בְּלֹא לֶחֶם

belo lekhem · bukan roti

bukan makanan yang asli atau memuaskan.

יְגִיעֲכֶם

yegi'akhem · jerih payahmu

pekerjaan yang melelahkan atau jerih lelah.

Kata-kata ini menunjukkan usaha yang salah arah: uang, jerih payah, tetapi bukan roti hakiki. Ini peringatan agar tidak menghabiskan hidup untuk yang sia-sia.

Tahukah kamu

Bekerja sia-sia

Beberapa terjemahan menggunakan 'bekerja keras untuk makanan yang tidak mengenyangkan', menunjukkan ironi: usaha besar, hasil nol.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 55:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 55:2

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya tentang makanan fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora untuk kepuasan rohani yang sejati.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa Allah menolak kerja keras.

✓  Yang sebenarnya

Allah menolak kerja keras untuk hal yang salah, bukan kerja keras itu sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 55:2

Seringkali kita sibuk mengejar hal-hal yang fana—karier, hiburan, atau harta—tetapi tetap merasa kosong. Allah mengundang kita untuk berhenti dan mencari kepuasan dalam firman-Nya dan hubungan dengan-Nya, yang benar-benar mengenyangkan jiwa.

Ya Tuhan, ubah hatiku agar tidak lagi membuang hidupku untuk hal-hal yang sia-sia, tetapi arahkan aku untuk menikmati makanan rohani dari-Mu. Amin.