Memuaskan yang Lapar

Mazmur 107:9

Pujian bagi Penebus yang Setia

Sebab, Dia telah memuaskan jiwa-jiwa yang haus, dan jiwa-jiwa yang lapar dipenuhi-Nya dengan kebaikan.

Mazmur 107:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 107:9?

Ayat ini menekankan bahwa Tuhan memuaskan jiwa yang haus dan mengisi orang yang lapar dengan kebaikan. Ini berbicara tentang pemeliharaan Tuhan yang cukup, baik secara fisik maupun rohani.

Latar belakang

Allah Memuaskan Jiwa

Ayat ini menjelaskan mengapa orang yang ditebus harus bersyukur: Allah telah memuaskan jiwa yang haus dan lapar. Ini bukan hanya soal kebutuhan fisik, tetapi juga kepuasan batin yang hanya bisa diberikan Allah, berlawanan dengan keadaan lahiriah yang sempit.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, saat ibadah syukur

Kapan

~538 SM (setelah pembuangan)

Pemulihan setelah pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel berakhir
Pembangunan kembali bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyair Israel yang menuliskan nyanyian syukur ini untuk umat.

O

Kepada

Orang-orang yang menderita kekurangan

Mereka yang telah merasakan pemeliharaan Tuhan di tengah kelaparan dan kehausan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שבע

sāba' · memuaskan

Mengenyangkan, memenuhi sampai puas.

נפש

nephesh · jiwa

Seluruh keberadaan manusia, termasuk hidup, keinginan, dan emosi.

רעבם

rā'ēb · lapar

Merasa lapar, kekurangan makanan.

Kata 'sāba' menunjukkan kepuasan penuh, bukan sekadar cukup. Tuhan memenuhi kebutuhan terdalam ('nephesh') kita, melampaui sekadar makanan fisik, sehingga kita boleh puas dalam Dia.

Tahukah kamu

Jiwa yang haus

Dalam bahasa Ibrani, 'jiwa' (nephesh) sering merujuk pada seluruh keberadaan manusia, termasuk keinginan dan kebutuhan. Jadi 'jiwa yang haus' menggambarkan kerinduan terdalam manusia akan pemenuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 107:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 107:9

✕  Sering dikira

Menafsirkan ayat ini hanya untuk kebutuhan jasmani.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini juga berbicara tentang kepuasan rohani yang diberikan Allah bagi jiwa yang haus akan Dia.

✕  Sering dikira

Mengira kepuasan yang diberikan Allah berarti tanpa penderitaan.

✓  Yang sebenarnya

Pemuasan di sini adalah dalam konteks penderitaan yang telah dilalui; Allah memuaskan di tengah dan sesudah kesulitan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 107:9

Tuhan tahu kebutuhan kita yang terdalam. Saat kita merasa haus secara rohani atau lapar akan makna, datanglah kepada-Nya, karena Ia sanggup memuaskan.

Ya Tuhan, puaskanlah jiwaku yang haus akan kehadiran-Mu dan penuhi aku dengan kebaikan-Mu. Amin.