Pintu Gerbang Kebenaran

Yesaya 26:2

Nyanyian Kemenangan dan Kepercayaan

PerikopNyanyian Pujian · Yesaya 26:1-12 →
“Bukalah pintu-pintu gerbang supaya masuk bangsa yang benar, yang memegang teguh kesetiaan.”

Yesaya 26:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 26:2?

Ayat ini mengajak agar pintu gerbang kota dibuka bagi bangsa yang benar, yaitu mereka yang setia dan memegang teguh kesetiaan kepada Allah. Ini menekankan bahwa hanya orang yang hidup benar yang dapat masuk ke dalam hadirat-Nya.

Latar belakang

Bangsa yang Benar Masuk

Ayat ini mengajak untuk membuka pintu gerbang bagi bangsa yang benar dan setia. Ini menggambarkan siapa yang layak masuk ke dalam kota Allah: mereka yang hidup dalam kebenaran dan kesetiaan kepada-Nya.

Di mana

Yerusalem

Konteks penulisan, mungkin di bait suci

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Krisis Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi, penasihat raja, ~60 tahun

U

Kepada

Umat Yehuda

Umat pilihan Allah, sedang menghadapi ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַדִּיק

tsaddiq · benar

Orang yang adil, benar di hadapan Allah dan manusia.

שֹׁמֵר

shomer · memegang teguh

Menjaga, memelihara, tetap setia.

אֱמוּנִים

emunim · kesetiaan

Kebenaran, keteguhan, dapat dipercaya.

Kebenaran dan kesetiaan adalah syarat untuk masuk ke dalam kota Allah. Ini bukan sekadar perbuatan lahiriah, tetapi sikap hati yang setia kepada Allah.

Tahukah kamu

Pintu Gerbang Kota

Di kota-kota kuno, pintu gerbang adalah tempat penting untuk pengadilan dan perdagangan, melambangkan keadilan dan keputusan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 26:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 26:2

✕  Sering dikira

Menganggap keselamatan diperoleh karena perbuatan benar kita.

✓  Yang sebenarnya

Kebenaran di sini adalah karunia Allah yang menghasilkan hidup setia.

✕  Sering dikira

Berpikir 'bangsa yang benar' hanya Israel etnis.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah semua orang dari segala bangsa yang hidup dalam iman dan kebenaran.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 26:2

Kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang setia dan benar, bukan sempurna, tetapi berkomitmen untuk hidup sesuai kehendak Allah. Mari kita periksa hati kita, apakah kita termasuk orang yang memegang teguh kesetiaan kepada-Nya.

Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk hidup dalam kebenaran dan kesetiaan, sehingga kami layak masuk ke dalam hadirat-Mu. Amin.