Jagaan yang Sempurna

Yesaya 26:3

Nyanyian Kemenangan dan Kepercayaan

Yang hatinya teguh Engkau jagai dengan kedamaian yang sempurna, karena dia percaya kepada-Mu.

Yesaya 26:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 26:3?

Ayat ini menyatakan bahwa orang yang hatinya teguh dan percaya kepada Allah akan dijaga dalam kedamaian yang sempurna. Ini adalah janji ketenangan batin bagi mereka yang mengandalkan Tuhan sepenuhnya.

Latar belakang

Damai Sejahtera bagi yang Teguh

Ayat ini mengajarkan bahwa Allah menjaga orang yang hatinya teguh dan percaya kepada-Nya, memberikan damai sejahtera yang sempurna. Ini adalah janji ketenangan batin di tengah kekacauan, bagi mereka yang mengandalkan Allah sepenuhnya.

Di mana

Yerusalem

Konteks penulisan, mungkin di bait suci

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Krisis Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi, penasihat raja, ~60 tahun

U

Kepada

Umat Yehuda

Umat pilihan Allah, sedang menghadapi ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סָמוּךְ

samukh · teguh

Didukung, ditopang, tetap kokoh.

תִּצֹּר

titsor · jagai

Menjaga, mengawal, melindungi.

בָּטַח

batach · percaya

Merasa aman, mengandalkan, percaya penuh.

Hati yang teguh adalah hati yang ditopang oleh Allah; keteguhan dan kepercayaan saling terkait. Damai sejahtera datang dari menjaga hati yang bergantung pada Allah, bukan pada keadaan.

Tahukah kamu

Damai yang Sempurna

Frasa 'damai sejahtera yang sempurna' dalam bahasa Ibrani adalah 'shalom shalom', pengulangan untuk penekanan, artinya damai yang utuh dan menyeluruh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 26:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 26:3

✕  Sering dikira

Menganggap damai sejahtera berarti tidak ada masalah atau penderitaan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah damai batin yang diberikan Allah di tengah masalah, bukan bebas dari masalah.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa kita harus teguh dengan kekuatan sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Keteguhan hati adalah hasil karya Allah yang menopang kita, bukan usaha kita sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 26:3

Ketika kita memilih untuk tetap percaya kepada Allah di tengah situasi sulit, kita mengalami damai sejahtera yang melampaui pengertian. Fokuskan pikiranmu pada kebenaran-Nya, dan biarkan damai-Nya memenuhi hatimu.

Bapa, peganglah hati kami agar tetap teguh dan percaya kepada-Mu, sehingga kami menikmati damai sejahtera-Mu yang sempurna. Amin.